Jadi TKI di Hongkong, Terduga Teroris Asal Klaten Pernah Dideportasi
Hukum & Kriminal

Jadi TKI di Hongkong, Terduga Teroris Asal Klaten Pernah Dideportasi

Klaten,(klaten.sorot.co)--AK (24), salah satu terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 di Kota Bandung, pada Selasa (15/8) lalu diketahui pernah menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hongkong. Hanya saja, AK yang berasal dari Kelurahan Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara itu kembali ke Indonesia karena dideportasi. Diduga penyebab dari hal itu lantaran AK terlibat ke dalam jaringan terlarang.

Seperti yang diketahui, AK ditangkap bersama lima orang lainnya disebuah kontrakan yang ada di Kota Bandung. Diketahui saat penangkapan itu AK sendiri berada di kontrakan itu bersama suaminya, AR (20) asli Sumenep.

"Berangkat ke Hongkong sudah beberapa tahun yang lalu, tapi kemarin bulan Juni Ia pulang. Kabar yang saya terima dia itu dideportasi dari negara yang digunakan untuk bekerja," ujar Ketua RT 05 Bareng Lor, Sugi Priyono, Jumat (18/8/2017).

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahkan perubahan drastis juga dialami oleh AK semenjak pulang dari Hongkong. Selain pendiam dan tertutup, Ia ternyata mudah marah dan susah untuk bergaul dengan masyarakat. Tidak hanya itu, Ia juga termasuk anak yang susah dinasehati, berbeda jauh sebelum berangkat ke Hongkong. 

"Karena kita mendapat kabar deportasi itu, maka kami mencoba dekati dia sewaktu di rumah kemarin. Kami bersama masyarakat berusaha agar AK tidak menyimpang lagi, tapi ternyata hal itu sia-sia," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Poltik dan Kewaspadaan, Kator Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Klaten, Lilik Yunanto saat di konfirmasi mengaku bahwa AK memang pernah dideportasi dari Hongkong. Bahkan Ia sempat menjadi perhatian pemerintah dalam beberapa waktu terakhir ini, pasalnya penyebab Ia dideportasi adalah mengikuti dan menyebarkan ajaran menyimpang.

"Dia memang sudah menjadi pantauan, hal itu dilakukan setelah mendapat kabar deportasi dari Hongkong," singkatnya.