Normalisasi Sungai Temukan Puluhan Benda Kuno
Advetorial

Normalisasi Sungai Temukan Puluhan Benda Kuno

Manisrenggo (klaten.sorot.co)--Sejumlah benda kuno ditemukan saat normalisasi sungai untuk mendukung wisata embung Karangasem Desa Solodiran, Kecamatan Manisrenggo. Rencananya, benda-benda tersebut akan dikumpulkan dan dijadikan koleksi Museum Peradaban Desa Solodiran.

Kepala Desa (Kades) Solodiran Ariyanta Sigit Suwanta mengatakan, benda kuno diduga peninggalan masa lampau itu ditemukan di kedalaman sekitar 1 meter. Mayoritas benda kuno tersebut dari dari material batuan.

Saat pengerukan tahap II kami temukan 67 benda, semuanya batuan. Seperti (batuan) tembok candi, yoni, alat pertanian misal lumpang, lesung,” kata Ariyanta, Minggu (10/9).

Temuan tersebut kini dikirim ke Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengetahui usia benda kuno. Menurut Ariyanta, lesung kuno yang ditemukan terkubur di dalam tanah itu berbeda dengan lesung yang masih ada di masyarakat saat ini.

Selain pengecekan usia benda kuno, Pemerintah Desa (pemdes) Solodiran juga telah melapor ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB). Pemdes juga membentuk Tim Pencatatan Pengumpulan Benda-benda Bersejarah Peradaban Kuno Desa Solodiran untuk menginventarisir temuan benda kuno.

Sudah kami surati dan minta agar barang itu bisa dirawat di Solodiran untuk dimuseumkan. Nanti akan kami kombinasikan wisata sungai dan wahana edukasi yang lain kami gabungkan di alur sungai,” tuturnya.

Adapun obyek wisata yang dikembangkan Desa Solodiran diantaranya sewu lesung, embung Mbangkalong, bendung Karangasem, sewu lumpang, sewu seni, sewu kembang, museum peradaban, dan wisata religi.