Terkendala Regenerasi, Wayang Kulit Asli Klaten Terancam
Komunitas

Terkendala Regenerasi, Wayang Kulit Asli Klaten Terancam

Kota (klaten.sorot.co)--Kerajinan wayang kulit asli Klaten terancam punah. Minimnya perajin ditengarai menjadi salah satu kendala untuk meregenerasi warisan seni budaya wayang.

Ketua Seniman Muda Klaten Club (SMKC) Suluh Juniarsah mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Pasalnya, kerajinan wayang Klaten cukup diakui oleh Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta pada masa lampau.

Sekarang perajin wayang sangat minim, hanya sekitar 10 orang saja yang masih aktif. Padahal dulu banyak dipakai oleh Raja Solo dan Yogya. (Perajin dari Klaten) Paling terkenal di era Paku Buwono II dan Paku Buwono III, Ki Cermo Dongso dari (desa) Palar,” kata Suluh, Selasa (12/9).

Suluh menyebutkan, kepiawaian Ki Cermo Dongso bahkan tercantum dalam beberapa manuskrip. Disebutkan pula ia memiliki murid penatah handal di lingkungan keraton.

Tatahan gaya Klaten memang tidak mudah karena tingkat kerumitan tinggi. Meski begitu, hasilnya nampak luwes dan berkarakter,” imbuh Suluh.

Sekretaris Omah Wayang Kristian Apriyanta membenarkan, posisi kerajinan wayang Klaten semakin kritis. Selain jumlah perajin kian menyusut, pasar wayang kulit kini bergeser ke Kota Solo dan Yogya. Termasuk bahan baku berupa kulit sapi menjadi kendala eksistensi kerajinan wayang kulit.

Wayang kulit buatan Klaten punya keunggulan dari tatahan, sunggingan, bedahan, dan kapangan (pola dasar),” kata Apri.