Perlintasan Kereta di Jogonalan Kembali Makan Korban, Pesepeda Ontel Tewas Mengenaskan
Peristiwa

Perlintasan Kereta di Jogonalan Kembali Makan Korban, Pesepeda Ontel Tewas Mengenaskan

Jogonalan, (klaten.sorot.co)--Keberadaan perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang ada di Kabupaten Klaten kembali memakan korban. Kali ini seorang pria paruh baya, Catur Setyanto (54) warga Dukuh Barepan, Desa Banyuaeng, Kecamatan Karangnongko ditemukan tewas, Senin (11/09) malam setelah tersambar kereta api di Desa Bakung, Kecamatan Jogonalan.

Diduga kondisi gelap membuat korban yang mengendarai sepeda onthel itu tidak menyadari keberadaan kereta api yang sedang melintas. Ditambah lagi kondisi perlintasan sebidang yang tidak berpalang pintu juga menjadi salah satu penyebab terjadinya peristiwa tragis tersebut.

Kapolsek Jogonalan, AKP Ngadino mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika korban yang mengendarai sepeda onthel melaju dari selatan menuju utara. Disaat bersamaan sesampainya di tengah-tengah perlintasan sebidang itu melaju kencang kereta api pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dari arah Yogyakarta menuju Solo.

Kemungkinan korban itu tidak begitu mengetahui ketika ada kereta api yang melintas. Sehingga saat sudah sampai di tengah perlintasan, kereta api itu langsung menabrak korban,” kata dia saat dihubungi sorot.co, Selasa (12/09/2017) pagi.

Atas terjadinya peristiwa itu, korban langsung terpental cukup jauh dengan menderita luka-luka pada sekujur tubuhnya. Usai dilakukan evakuasi lantas korban dilarikan ke RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten. Pasalnya, saat kejadian tidak ditemukan beberapa identitas yang dibawa oleh korban. 

Tadi malam itu memang korban masih belum diketahui identitasnya, tapi pagi ini pihak keluarga sudah memastikan kondisi korban dan dinyatakan benar. Sehingga korban langsung dibawa ke rumah duka,” pungkasnya.