Terbentur Payung Hukum, Badan Narkotika Klaten Vakum
Hukum & Kriminal

Terbentur Payung Hukum, Badan Narkotika Klaten Vakum

Klaten, (klaten.sorot.co)--Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) menilai Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Klaten vakum selama tiga tahun terakhir ini. Kegiatan BNK yang seharusnya berfungsi salah satunya untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba itu tidak bisa berjalan karena terbentur payung hukum.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Granat Klaten, Joko Yunanto mengatakan, kegiatan BNK yang dibentuk berdasarkan surat keputusan Bupati tersebut vakum sejak tahun 2015 lalu. Hal itu disebabkan lantaran belum adanya badan hukum yang disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

Imbas dari belum disahkan oleh kementerian membuat BNK tidak mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Kabupaten Klaten. Sehingga pentingnya penyuluhan itu justru tidak bisa dilakukan,” kata dia, Rabu (13/09/2017).

Menurutnya, angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Klaten yang terus meningkat membuat peran BNK harus segera dilakukan. Pasalnya dalam organisasi BNK yang sudah dibentuk itu terdiri dari instansi pemerintah, aktivis, polisi hingga jajaran dokter. Sehingga peran tersebut dianggap sangat penting untuk mencegah peredaran narkoba.

Sekarang ada aturan dari Permenkumham, jadinya kalau ada organisasi kemasyarakatan harus mendapat pengesahan dulu. Pemerintah daerah seharusnya bisa segera mengupayakan itu,” pungkasnya.

Sebelumnya Kasat Narkoba Polres Klaten, AKP Munawar mengungkapkan, jumlah kasus narkoba yang sudah berhasil diungkap sejak bulan Januari hingga September tahun 2017 ini tercatat ada kurang lebih 40 kasus. Meski tersangka yang diamankan meliputi pengguna dan pengedar, namum dari jumlah itu rata-rata keseluruhan berperan sebagai pengguna narkoba.

"Memang untuk penyuluhan itu sangat penting. Karena kami khawatir peredaran narkotika sudah menyasar di kalangan pelajar," pungkasnya.