Nenek Demam Tinggi, Proses Evakuasi Terobos Banjir Sejauh 1 Kilometer
Sosial

Nenek Demam Tinggi, Proses Evakuasi Terobos Banjir Sejauh 1 Kilometer

Wedi, (klaten.sorot.co)--Seorang nenek warga Desa Jiwo Wetan, Kecamatan Wedi, Partini (76) terpaksa harus dievakuasi dari rumahnya lantaran mengalami demam tinggi, Rabu (29/11/2017) siang. Dalam proses evakuasi tersebut, relawan yang terjun ke lokasi terpaksa harus menggunakan tandu untuk melewati banjir sejauh 1 kilometer.

Informasi yang diperoleh, relawan yang tiba menggunakan mobil ambulans terpaksa harus berhenti di Jalan Wedi-Bayat lantaran akses masuk menuju ke lokasi sudah tertutup banjir. Kondisi jalan raya dan jalan perkampungan Dukuh Jiwo Wetan sudah terendam air setinggi 65 sentimeter hingga satu meter.

"Guna mempersingkat waktu, relawan pun memutuskan untuk berjalan kaki menuju ke lokasi. Satu buah tandu juga dibawa untuk menyelamatkan ibu saya," ujar salah satu anak Partini, Joko (50) saat memandu relawan untuk masuk ke perkampungan, Rabu siang.

Dijelaskan, kondisi Partini sendiri sudah terlihat kurang membaik sejak hujan tak kunjung reda pada Selasa kemarin. Ditambah lagi luapan Sungai Dengkeng yang masuk ke permukiman warga membuat kondisi Partini mengalami demam tinggi. Bahkan tempat tinggal yang ditempati saat ini sudah terendam banjir setinggi 15 sentimeter. 

"Memang air mulai masuk sejak malam tadi. Saat itu ibu saya tidur diranjang karena memang air sudah sampai ke dalam rumah. Kondisi kesehatan terlihat kurang membaik pada malam itu, apalagi cuaca sangat dingin," imbuhnya.

Atas kondisi tersebut, akhirnya Ia memutuskan untuk meminta pertolongan kepada relawan agar bisa menjemput ibunya dan dievakuasi dari rumah. Rencananya Partini akan dibawa ke posko pengungsian Desa Brangkal untuk mendapatkan pertolongan medis dan tempat yang aman untuk sementara waktu.