Sambut Maulid Nabi, Polisi Adakan Pengajian dan Pembacaan Yasin
Peristiwa

Sambut Maulid Nabi, Polisi Adakan Pengajian dan Pembacaan Yasin

Klaten, (Klaten.sorot.co)-- Jajaran Polres Klaten menggelar acara pengajian dan doa bersama di Masjid Al-Mukmin yang berada di lingkungan Mapolres setempat, pada Rabu (29/11). Pengajian yang diikuti oleh sejumlah anggota tersebut dilakukan guna menyambut Maulid Nabi tahun 1439 Hijriyah yang jatuh pada, Jumat (01/12) mendatang.

Dalam peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW itu ikut pula pejabat utama, Kasat, Kabag dan Kapolsek di lingkungan Polres Klaten. Selain itu, pengajian juga diikuti oleh sejumlah anggota dari Bhayangkari. Usai pengajian, acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin dan Asmaul Husna.

Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono mengatakan peringatan Maulid Nabi merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim. Ajaran dan sunah yang sudah diberikan oleh Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umatnya sangat perlu dipedomani. Selain itu, sebagai umat muslim juga harus senantiasa meneladani sifat-sifat nabi.

"Sebagai insan Polri yang bertaqwa kepada Allah SWT kita perlu meneladani sifat Rasullullah. Mulai dari sifat jujur, amanah, dan dipercaya. Hal itu perlu dalam kita menjalankan tugas Polri, sebagaimana tugas kita untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," ujarnya.

Dalam pengajian tersebut, Kasat Tahti Polres Klaten, Iptu Tri Harni Sugondo dipercaya untuk memberikan tausiah kepada seluruh polisi dan bhayangkari yang hadir. Pihaknya menyampaikan bahwa peran wanita dalam kehidupan keluarga maupun saat melayani suaminya perlu mencontoh dan meneladani sikap Aisyah dalam melayani Nabi Muhammad SAW. 

"Disini kan ada Polwan, ibu-ibu Bhayangkari dan PNS wanita. Peringatan Maulid Nabi juga perlu diteladani di kehidupan rumah tangga yang dijalani oleh Nabi," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan pesan kepada kaum laki-laki agar memperlakukan istrinya dengan baik dan lemah lembut. Hal itulah yang selama ini dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW kepada istri-istrinya. Terlebih lagi saat memberikan nasihat kepada istri tanpa disertai cacian dan kata kasar.