Klaten Dinyatakan Darurat Bencana Banjir
Peristiwa

Klaten Dinyatakan Darurat Bencana Banjir

Kota (klaten.sorot.co)--Bupati Klaten Sri Mulyani menyatakan Kabupaten Klaten darurat banjir. Hal ini berdasarkan peninjauan Mulyani ke beberapa lokasi banjir di Kecamatan Wedi dan Bayat, kemarin.

Ada tiga lokasi yang dikunjungi Mulyani, pengungsian di Kantor Desa Brangkal Kecamatan Wedi, tanggul jebol Desa Melikan Kecamatan Wedi. Dilanjutkan meninjau pengungsi di Kantor Desa Beluk Kecamatan Bayat. Termasuk dapur umum di Desa Beluk juga dipantau langsung oleh Mulyani.

Mulyani menjelaskan, kondisi di tiga desa tersebut memang tergenang air cukup tinggi. Diduga air berasal dari luapan anak sungai Dengkeng yang tidak bisa masuk ke sungai Dengkeng lantaran debit sangat tinggi.

"Kondisinya memang sungai yang mau ke Dengkeng meluap dan ada kondisi tanggul jebol jadi merendam beberapa rumah warga. Darurat banjir untuk Klaten. Semoga cuaca segera bersahabat, air surut dan masyarakat bisa tenang,” kata Mulyani, Kamis (30/11).

Ia menegaskan, pemkab telah menyiapkan anggaran untuk penanganan bencana melalui mata anggaran Dana Tak Terduga (DTT). Anggaran ini dapat dimanfaatkan jika kepala daerah telah menetapkan status darurat bencana. Pada APBD 2017, DTT dianggarkan sekitar Rp 500 juta. 

"Anggaran sudah siap, logistik semuanya siap. Anggaran dari DTT. Sudah kami antisipasi setiap tahunnya ada (DTT). Sehingga setiap ada bencana kita pemkab sudah anggarkan alokasi dana tersebut,” imbuh Mulyani.