Waspada Leptospirosis dan DB di Musim Hujan
Peristiwa

Waspada Leptospirosis dan DB di Musim Hujan

Kota (klaten.sorot.co)--Sejak beberapa hari terakhir intensitas hujan di wilayah Klaten meningkat signifikan. Pelbagai penyakit mengintai saat musim hujan seperti ini, semisal leptospirosis dan demam berdarah (DB).

Pada cuaca seperti ini rawan penyakit leptospirosis dan yang disebabkan karena nyamuk. Sehingga masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit itu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Herry Martanto, Jumat (1/12).

Guna mencegah perkembangan nyamuk, Herry mendorong setiap desa dibentuk juru pemantau jentik (jumantik) hingga tingkat RT. Jumantik bertugas mengecek angka bebas jentik di setiap rumah setempat. Sebab, DB hanya dapat dicegah dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Dengan menerapkan PSN, telur dan jentik nyamuk akan musnah sebelum berkembang menjadi nyamuk dewasa. 

Sedangkan penyakit leptospirosis dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Penyakit leptospirosis disebabkan oleh bakteri leptospira yang masuk ke dalam tubuh manusia. Bakteri masuk ke tubuh manusia ketika terjadi kontak dengan tempat atau lingkungan yang kena air kencing tikus. Setelah melalui inkubasi, gejala leptospirosis diantaranya demam, nyeri ulu hati, linu-linu, dan rasa nyeri di bagian betis dan paha jika ditekan.

Setelah aktivitas di lingkungan yang kotor dan berair segera cuci tangan dan kaki dengan sabun. Bisa juga pakai alat pelindung diri (APD) saat beraktivitas di lingkungan kotor dan berair seperti sepatu boot dan sarung tangan,” imbuh Herry.