Tahun Depan, Program KIA Sasar 10 Ribu Anak
Sosial

Tahun Depan, Program KIA Sasar 10 Ribu Anak

Kota,(klaten.sorot.co)--Program Kartu Identitas Anak (KIA) mulai diberlakukan tahun depan dengan sasaran sekitar 10 ribu anak. Pemkab Klaten menganggarkan sekitar Rp 50 juta untuk pengadaan mesin printer dan blangko KIA.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Klaten Widya Sutrisna mengemukakan, program KIA belum dapat menyasar seluruh anak-anak lantaran keterbatasan anggaran. Pasalnya, pelaksanaan KIA menjadi beban masing-masing daerah.

Mungkin nanti 10 ribu anak dulu, dari sekitar 300 ribu anak di Klaten. Diutamakan yang sudah usia sekolah, 5-17 tahun. Bentuknya biasa, seperti KTP kan hanya identitas saja. Tapi tidak menggunakan chip,” kata Widya, Rabu (6/12).

Program KIA sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016 tentang KIA. Anak usia 0-17 tahun wajib memiliki KIA sebagai identitas diri. KIA dimaksudkan untuk menertibkan administrasi kependudukan bagi anak-anak. Sebab selama ini anak-anak usia 0-17 tahun belum memiliki identitas diri. Serupa dengan KTP, KIA memuat nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), tempat tanggal lahir, alamat, agama, dan nama orangtua sesuai dengan akta lahir. 

Utamanya untuk memberikan identitas bagi anak karena usia dibawah 17 tahun kan enggak punya identitas selain akta kelahiran,” jelas Widya.

Adapun beberapa syarat untuk membuat KIA. Yakni melampirkan salinan akta kelahiran, KTP orang tua, Kartu Keluarga (KK) dan melampirkan foto ukuran 2×3. Khusus anak usia 0-5 tahun tidak perlu menggunakan foto.