Kompleks Setda Klaten Bakal Gunakan Absensi Sidik Jari
Pemerintahan

Kompleks Setda Klaten Bakal Gunakan Absensi Sidik Jari

Kota (klaten.sorot.co) – Mulai pekan depan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di kompleks Setda Klaten bakal menerapkan absensi finger print (sidik jari). Ujicoba penerapan absensi sidik jari dimulai hari ini di dua OPD, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dan Bagian Humas.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Klaten Wahyudi Martono mengatakan, absensi sidik jari untuk Bagian Humas masih menyatu dengan Kantor Dispendukcapil. Penerapan absensi sidik jari di kompleks Setda Klaten sendiri baru akan diresmikan Senin 15 Januari.

Penerapan di OPD lingkungan kompleks Setda Klaten masih besok Senin. Nanti ada beberapa tempat atau titik yang digunakan karena tidak mungkin semua OPD dipasang satu-satu,” kata Wahyudi, Jumat (12/1).

Wahyudi menerangkan, penggunaan absensi sidik jari untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai. Diakuinya, kesadaran pegawai perlu ditingkatkan dengan sistem teknologi informasi untuk menekan manipulasi absensi. Wahyudi tak menampik penggunaan absensi manual dengan membubuhkan paraf setiap hari berpotensi terjadi manipulasi. 

Tujuan, biar tertib, disiplin. Karena kemarin kan masih ada satu-dua yang kadangkala diingatkan oleh pimpinan tidak bisa. Dengan finger print itu sistem jadi kami enggak harus ngoyak-oyak lagi, kalau enggak mau (disiplin) silakan. Kan bisa dilihat datanya secara transparan,” tegasnya.

Kabag Umum Setda Klaten Amin Mustofa menambahkan, untuk saat ini pemkab baru mengadakan delapan unit mesin absensi sidik jari. Delapan unit mesin tersebut digunakan untuk sembilan OPD yang berada di kompleks Setda Klaten. Maka untuk sementara beberapa kantor OPD yang berdekatan bisa menggunakan satu mesin.

Setda saya siapkan delapan unit. Untuk sementara ada yang gabung-gabung dulu. Anggaran dari (APBD) 2017, totalnya enggak sampai Rp 100 juta,” imbuh Amin.