Mulai Maret, Penyaluran Rastra di Klaten Diganti Bantuan Pangan Non Tunai
Sosial

Mulai Maret, Penyaluran Rastra di Klaten Diganti Bantuan Pangan Non Tunai

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Program beras sejahtera (rastra) yang digulirkan pada tahun 2017 lalu akan berubah menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menargetkan penyaluran tersebut akan segera diterapkan pada bulan Maret 2018 mendatang.

Kabag Perekonomian Setda Klaten, Cahyo Dwi Setyanta mengatakan perubahan program BNPT akan dilakukan pada bulan Maret 2018. Untuk saat ini pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan, mulai dari pembentukan tim koordinasi pangan dan warung untuk pembelanjaan BPNT.

"Jadi besuk bantuannya bukan beras setiap bulannya. Nanti, keluarga penerima manfaat mendapat transfer bantuan senilai Rp 110.000 per bulan. Nanti mereka akan mendapat kartu berupa ATM untuk berbelanja," kata dia.

Dijelaskan, meski mendapat bantuan berupa uang, namun keluarga penerima manfaat tidak bisa semerta-merta membelanjakan uang itu ke semua warung. Nanti mekanisme pembelanjaan yakni menggunakan kartu ATM dan harus di warung yang sudah ditunjuk, atau yang disebut e-Warung. Bahkan, uang juga hanya diperbolehkan untuk belanja beras dan telur. 

Untuk persiapan e-Warung, pihaknya mengaku masih akan melakukan pembahasan dengan instansi lainnya. Namun dari ketentuan, penunjukan e-Warung bisa dilakukan di toko kelontong, warung milik masyarakat yang sudah ada, maupun warung desa yang dikelola BUMDes. Hal itu masih dalam pembahasan sebelum digulirkannya program itu.

"Kita koordinasikan dulu nanti bagaimana. Yang pasti nanti setiap desa harus ada e-Warung, kalau jumlah penduduknya banyak bisa dua e-Warung di setiap desa," jelasnya.

Sebelum berubah ke program tersebut pada bulan Maret, untuk saat ini masyarakat yang menerima rastra sementara akan diganti dengan bantuan sosial (bansos) rastra. Ada beberapa perbedaan antara rastra dan bansos rastra, pada bansos rastra ini warga tak perlu melakukan pembayaran setiap menerima beras.

"Kalau rastra masing-masing keluarga penerima manfaat memperoleh 15 kilogram dengan membayar Rp1.600 per kilogram. Sedangkan untuk bansos rastra nanti setiap penerima mendapat 10 kilogram, hanya saja tidak perlu bayar," pungkasnya.

Attachments area