Satpol PP Bongkar Paksa Bangunan di Atas Drainase
Peristiwa

Satpol PP Bongkar Paksa Bangunan di Atas Drainase

Cawas (klaten.sorot.co)--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membongkar paksa bangunan beton yang dibangun diatas aliran avur balong Desa Bawak Kecamatan Cawas. Proses pembongkaran dijaga ketat TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Selama pembongkaran, arus lalu lintas Jalan Sentul-Pasar Masaran Cawas sempat dialihkan karena pembongkaran menggunakan alat berat. Kepala Satpol PP Klaten Sugeng Haryanto mengemukakan, pembongkaran bangunan beton sepanjang 100 meter dengan lebar empat meter. Ia menegaskan, bangunan tersebut ilegal karena melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2010 tentang Irigasi dan Perda Nomor 12 Tahun 2013 tentang Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan (K3).

Sesuai aturan bangunan di atas avur sungai maupun di atas sungai tidak diperbolehkan karena mengganggu aliran air. Kalau yang ini kan drainasenya ditutup cor beton. Setelah koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) maka dilakukan penertiban dengan pembongkaran,” jelas Sugeng, Sabtu (13/1).

Selama ini cor beton diatas saluran avur digunakan untuk parkir rumah makan, emperan toko dan halaman bengkel. Keberadaan cor beton diatas avur praktis menghambat aliran air dan membuat sedimen semakin tinggi. 

Camat Cawas M Nasir menambahkan, avur tersebut merupakan salah satu saluran pembuangan air dari Desa Bawak. Desa Bawak merupakan daerah langganan banjir saat musim hujan. Berkali-kali Desa Bawak direndam banjir karena tanggul Kali Dengkeng jebol. Karena itu, kelancaran saluran avur berperan penting untuk mengurangi genangan air di Desa Bawak.

Ketika air tidak lancar, utamanya saat musim hujan bisa terjadi genangan di area persawahan Desa Bawak dan Kedungampel. Harapan kami setelah dibongkar saluran kembali lancar, tidak ada lagi genangan di Desa Bawak,” pungkasnya.