Kekurangan Murid, Puluhan SD Negeri Bakal Digabung
Pendidikan

Kekurangan Murid, Puluhan SD Negeri Bakal Digabung

Klaten, (klaten.sorot.co)--Dinas Pendidikan Klaten berencana akan menggabungkan atau melakukan regrouping Sekolah Dasar (SD) negeri yang kekurangan murid. Sebanyak 40 SD negeri di Klaten bakal masuk dalam kajian regrouping tahun 2018.

Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Bidang Pembinaan SD, Disdik Klaten, Joko Harjono mengatakan, prioritas regrouping akan dilakukan terhadap sekolah yang hanya memiliki jumlah siswa dibawah 80 orang. Mekanisme regrouping ini rencana adalah menjadi satukan dua sekolahan yang memiliki jumlah siswa sedikit.

"Ini masih kita kaji lagi. Regrouping ini penting, karena jika tidak dilakukan bisa berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar di Klaten. Terlebih lagi kegiatan belajar akan bisa menurun," kata dia.

Selain itu, dampak dari minimnya jumlah siswa juga berpengaruh terhadap Bantuan Operasional Sekolah (BOS), termasuk gaji untuk guru honorer. Pasalnya jika semakin sedikit murid yang bersekolah di SD tersebut maka akan sedikit pula bantuan yang diterima. Dengan demikian hal itu bisa memberatkan operasional sekolah. 

Lebih lanjut diungkapkan, kian terpuruknya SD negeri saat ini justru akan semakin tertinggal dengan SD swasta. Bahkan dikhawatirkan minat dari masyarakat untuk bersekolah di SD negeri sudah semakin berkurang. Salah satu yang menjadi alasan adalah minimnya fasilitas SD negeri dibanding dengan SD swasta.

"Untuk regrouping ini harus memperhatikan faktor lainnya dulu. Kita kaji dari kedekatan diantara dua sekolah hingga asetnya. Selain itu kita juga harus memperhatikan guru honorernya, ini jelas untuk seleksi honorer akan lebih ketat lagi," kata dia.

Beberapa sekolah yang masuk dalam kajian regrouping ini adalah SD N 1 Drono dan SD N 3 Drono di Kecamatan Ngawen. Kedua sekolahan tersebut hingga saat ini memiliki siswa masing-masing sebanyak 45 dan 86 siswa.