Giliran Putra Sri Hartini Hingga Kepala Sekolah Diperiksa KPK
Hukum & Kriminal

Giliran Putra Sri Hartini Hingga Kepala Sekolah Diperiksa KPK

Klaten, (klaten.sorot.co)--Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari instansi di Kabupaten Klaten, Kamis (08/02/2018). Pemeriksaan kali ini dilakukan masih berkaitan dengan kasus yang menjerat dua pejabat Dinas Pendidikan Klaten.

Dalam pemeriksaan ini penyidik menghadirkan sejumlah nama mulai dari putra mantan Bupati Klaten, Andi Purnama, Kepala Bappeda Klaten, Bambang Sigit Sri Nugroho, Kepala Disperinaker, Sartiyasto, Kepala Dinas Arpusda, Syahruna, Kepala SMP N Wonosari, Sugiyanto, dan sejumlah pegawai serta staf lainnya.

Pemeriksaan dilakukan secara tertutup di Aula Satya Haprabu Polres Klaten. Sejumlah saksi yang diperiksa oleh penyidik mengaku ditanya berkaitan dengan kedekatan mereka dengan Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik, Bambang Teguh Satya. Ia sendiri ditetapkan tersangka oleh KPK bersama Sekretaris Disdik, Sudirno.

"Saya hanya ditanya terkait Pak Bambang Teguh, ditanya sama KPK apakah kenal dengan dia (Bambang), ya saya jawab kenal," ujar Kepala Bappeda Klaten, Bambang Sigit Sri Nugroho usai diperiksa KPK.

Disinggung soal pemeriksaan lainnya, Bambang mengaku juga ditanya oleh penyidik KPK perihal transaksi uang antara Bambang Teguh kepada mantan Bupati Klaten, Sri Hartini. Diduga pertanyaan itu dilontarkan mengingat kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Sri Hartini pada akhir tahun 2016 lalu. 

"Kalau soal penyerahan uang itu saya tidak tahu. Soal OTT pun saya juga hanya tahu dari teman-teman katanya ada penyerahan uang, tapi saya juga tidak tahu pastinya," imbuh dia.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah saksi masih terus diperiksa oleh KPK, termasuk putra mantan Bupati Klaten. Sementara informasi dari salah satu penyidik KPK dijelaskan untuk hari ini ada sebanyak 12 saksi yang diperiksa. Namun ia tidak menjelaskan secara pasti siapa saja yang diperiksa pada hari ini.