Balita Korban Penyeretan Ibu Kandungnya Mendapat Pendampingan Psikologi
Sosial

Balita Korban Penyeretan Ibu Kandungnya Mendapat Pendampingan Psikologi

Klaten,(klaten.sorot.co)--Balita berusia empat tahun warga Dukuh Balong, Desa Paseban, Kecamatan Bayat yang menjadi korban kekerasan oleh ibunya mendapatkan pendampingan psikologi dari Satreskrim Polres Klaten. Dalam hal ini aparat kepolisian juga menggandeng Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak ( P2TPA) dari Surakarta.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Suardi Jumaing mengatakan, pihaknya masih fokus terhadap balita yang menjadi korban. Selain pendampingan psikologis, pihaknya juga sudah melakukan pendampingan kesehatan korban pasca terjadinya peristiwa itu. Hingga saat ini, korban masih bersama keluarga.

"Kita dampingi dulu anaknya. Hal itu untuk memastikan agar kondisi psikologis dan kesehatan secara fisik anak lebih baik," ujarnya mewakili Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, Senin (12/02/2018) pagi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, balita berinisial DL (4) itu mengalami luka pada bagian lutut dan jari kaki setelah mendapat perlakuan kasar dari ibu kandungnya, SAN (35), pada Kamis (08/02) lalu. SAN tega menyeret anaknya sejauh 300 meter menggunakan sepeda motor. Aksi itu sendiri sempat terekam CCTV dan tersebar di media sosial. 

"Sementara untuk pelaku (ibu) masih mendapat observasi di rumah sakit untuk memastikan kondisi kejiwaannya. Proses observasi selama 14 hari, nanti dokter yang menentukan hasil itu dan menyerahkan ke penyidik," kata dia.

Pemeriksaan dilakukan mengingat dari pengakuan pihak keluarga bahwa pelaku mengalami depresi saat melakukan aksi keji tersebut. Meski begitu, untuk memastikan kejiwaannya, polisi membutuhkan hasil yang pasti dari dokter. Pelaku pun selama ini juga tidak memiliki surat keterangan gangguan jiwa.

"Untuk sementara memang belum ada laporan dari pihak keluarga. Kita hanya mendatangkan dan mengambil langkah sesuai tugas kita. Misal hasil pemeriksaan tidak mengalami gangguan jiwa, ya kita tunggu dari pihak keluarga dulu," kata dia.