Tembok Rumah Kosong Hantam Bangunan Tetangga
Peristiwa

Tembok Rumah Kosong Hantam Bangunan Tetangga

Ceper,(klaten.sorot.co)--Tembok rumah di Dukuh Bakalan, Desa Ceper, Kecamatan Ceper, tiba-tiba roboh, Senin (12/02/218) sore. Robohnya tembok setinggi delapan meter milik Siswanti itu menimpa rumah di bawahnya. Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian ini.

Kejadian itu bermula ketika hujan mengguyur wilayah tersebut sejak Senin siang. Pondasi rumah yang sudah termakan usia diduga tidak kuat untuk menyangga tembok. Alhasil, pondasi rumah mengalami longsor dan membuat tembok roboh tepat menimpa rumah milik Suyatmin (62) yang ada di disebelahnya.

"Kejadiannya saya juga kurang tahu karena saat itu saya sedang kerja. Begitu saya pulang tiba-tiba ruang tamu dan teras rumah saya sudah kembrukan tembok," ujar Suyatmin saat ditemui Selasa (13/02/2018).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, rumah milik Siswanti itu memang sebelumnya sudah dalam kondisi memprihatinkan. Rumah tersebut merupakan bangunan kuno dan sudah lama kosong tidak berpenghuni. Selain pondasi yang sudah tua, kondisi tembok juga diketahui sudah retak-retak sejak beberapa tahun terakhir ini. 

"Sebetulnya saya juga sudah kerasa kalau rumah itu kondisinya membahayakan. Tapi kan yang punya rumah juga tidak ada, maka tidak bisa menyampaikan. Dan akhirnya ini setalah hujan deras malah kejadian," kata dia.

Akibat dari robohnya tembok rumah kosong itu, kata dia, membuat bangunan teras dan ruang tamu miliknya rusak. Bagian atap genteng juga mengalami kerusakan. Bahkan dua sepeda motor yang ada di teras nyaris ringsek tertimpa tembok.

Kalau total kerugian material kami belum bisa menghitung. Karena ini masih fokus untuk merobohkan sisa bangunan tembok yang masih berdiri. Yang pasti tidak ada korban jiwa, kemungkinan lebih dari Rp 10 juta kalau dilihat dari kerusakan rumah saya ini,

" jelasnya.

Hingga Selasa siang, sejumlah warga bersama Pemerintah Desa, relawan, kecamatan dan kebupaten masih melakukan evakuasi sisa-sisa reruntuhan tembok. Bantuan dari berbagai pihak juga mulai berdatangan, mulai dari bantuan logistik hingga material.