Tumpukan Sampah di Pasar Induk Klaten Jadi Ganjalan Raih Adipura
Peristiwa

Tumpukan Sampah di Pasar Induk Klaten Jadi Ganjalan Raih Adipura

Klaten, (klaten.sorot.co)--Kondisi kebersihan Pasar Induk Klaten merupakan salah satu momok bagi Kabupaten Bersinar ini untuk menyabet predikat Adipura. Terlebih lagi keadaan tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) di lingkungan pasar yang saat ini dianggap masih cukup memprihatinkan.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Klaten, Purwanto Anggono Cipto mengatakan selama ini kondisi pasar dan sampah menjadi kendala untuk meraih nilai tinggi. Meski sejumlah pasar tradisional sudah mulai dilakukan penataan dan pembangunan, namun kondisi lingkungan pasar terbilang belum terjaga dengan baik.

"Memang ini masih merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Padahal sampah dan pasar itu selama ini selalu menjadi penilaian untuk menghasilkan Adipura, maka kita perlu berbenah secara ekstra," kata dia.

Tidak hanya itu, tidak adanya tanaman hijau di lingkungan pasar juga menjadikan nilai yang keluar kurang maksimal. Menurutnya, penghijauan pasar harus ditekankan guna mendongkrak penilaian dari tim Adipura nanti. Hal itu perlu koordinasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disdagkop dan UMKM) Klaten. 

"Kita setidaknya bisa merangkul dan meminta agar para pedagang tidak membuang sampah sembarangan. Karena memang untuk meraih Adipura perlu gerakan nyata dengan melibatkan semua pihak," kata dia.

Sementara itu salah satu pedagang Pasar Induk Klaten, Sujiyem mengakui tumpukan sampah kerap kali tinggi lantaran petugas kebersihan jarang untuk datang dan mengangkut sampah. Ia juga menjelaskan keberadaan TPST di pasar ini tidak hanya dari para pedagang, melainkan juga dari warga sekitar.

"Kalau yang berjualan di dekat sampah sangat tidak nyaman. Banyak tumpukan dan jika hujan baunya tidak enak," kata dia.