Gambarnya Dicopot, Anggota DPR RI Datangi Kantor Panwaslu Klaten
Politik

Gambarnya Dicopot, Anggota DPR RI Datangi Kantor Panwaslu Klaten

Klaten, (klaten.sorot.co)--Anggota Komisi VI DPR RI dari fraksi Golkar, Endang Srikarti Handayani mendatangi kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klaten, pada Selasa (06/03/2018) sore. Kedatangannya yang terbilang dadakan itu merupakan tindak lanjut atas kegiatan pencopotan alat peraga kampanye yang dilakukan oleh Panwaslu Klaten.

Endang tiba bersama sejumlah tim dan disambut oleh Ketua Panwaslu Klaten, Arif Fatkhurrokhman serta anggota komisioner lainnya. Dalam kunjungan itu, Endang mempertanyakan mengapa baliho yang bergambar dirinya ikut dicopot. Sedangkan gambar tersebut dipasang bukan dalam rangka kampanye.

"Saya juga setuju, karena Panwaslu juga punya SOP sendiri, bila ada gambar dimana-mana dan belum saatnya melakukan kampanye. Tapi dalam hal ini saya tidak sedang kampanye, karena saya sudah menjadi anggota DPR RI bukan caleg lagi," ujar Endang Srikarti Handayani, Selasa sore.

Menurut Endang, pemasangan gambar dirinya itu lebih ditekankan demi kepentingan masyarakat. Ia menilai dengan adanya gambar itu masyarakat bisa tahu bahwa ada wakil rakyat yang duduk di kursi DPR RI. Hal itu mengingat Endang berada di daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Klaten, Boyolali, Solo dan Sukoharjo. 

"Saya tidak tahu jumlah (baliho) berapa. Tapi saya membuat gambar itu di desa atau di kecamatan tujuannya hanya untuk memberitahu kepada masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Klaten, Arif Fatkhurrokhman menjelaskan bahwa pencopotan ini merupakan tindak lanjut dari UU Nomor 7 tahun 2017 tentang definisi kampanye. Menurutnya, baliho bergambar itu masuk dalam kategori citra diri. Sehingga, meski sudah menjadi anggota DPR, sebaiknya tidak perlu hal seperti itu.

"Kalau gambarnya beliau (Endang) saja dan tidak dikasih nama tidak apa-apa. Karena ini belum masa kampanye itu, maka semua alat peraga kampanye akan kita copot. Dan setelah saya sampaikan itu Bu Endang bisa memahami," pungkasnya.