Tak Ada Dokter, Lapas Klaten Kurang Tepat Untuk Penahanan Abu Bakar Baasyir
Hukum & Kriminal

Tak Ada Dokter, Lapas Klaten Kurang Tepat Untuk Penahanan Abu Bakar Baasyir

Klaten, (klaten.sorot.co)--Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Klaten hingga Kamis (08/03/2018) siang masih belum menerima kepastian terkait pemindahan narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir. Disisi lain, Lapas Kelas II B Klaten dianggap kurang tepat apabila dijadikan tempat penahanan Abu Bakar Baasyir selanjutnya.

Kepala Lapas Kelas II B Klaten, Budi Priyanto mengaku kurang tepatnya Lapas Klaten sebagai tempat penahanan Abu Bakar Baasyir lantaran tidak adanya dokter di dalam Lapas. Hal itu diungkapkan mengingat kondisi fisik Abu Bakar Baasyir yang sudah berusia tua. Terlebih lagi kondisi kesehatannya yang perlu perhatian khusus.

"Kalau sampai saat ini kami masih belum mendapatkan perintah dari atasan langsung terkait pemindahan itu. Perintah dari Kanwil maupun direktorat jenderal pemasyarakatan juga belum ada," kata dia saat ditemui, Kamis (08/03/2018).

Meski sampai saat ini masih belum ada perintah resmi, namun Budi mengaku bahwa sebetulnya kondisi fasilitas sarana dan prasarana (sarpras) di dalam Lapas masih kurang layak. Sehingga menurutnya, apabila hal itu tetap dipaksakan justru kurang proporsional baik dari segi sarpras, SDM maupun wilayah. 

"Dokternya kami tidak punya. Sehingga dalam kondisi sepuh atau sakit yang dialami ABB (Abu Bakar Baasyir) itu tentu saja perlu perhatian khusus. Jangankan setingkat ABB, selama ini jika ada tahanan yang sakit baik dari Polres maupun Kejaksaan cenderung kami tolak," kata dia.

Salah satu yang mendasari hal itu adalah jarak tempuh yang harus dilalui untuk menuju ke rumah sakit dianggap memerlukan waktu lama. Menurutnya, hal ini adalah masalah kemanusiaan. Para tahanan masuk ke Lapas ini bukan seperti masuk ke rumah sakit, melainkan diharapkan bisa tetap sehat di dalam Lapas.

"Kami hanya menceritakan kondisi di lapangan. Makanya saya katakan ini sebetulnya tidak representatif. Karena disini tidak ada ruang khusus juga," kata dia.

Diharapkan dengan mengetahui kondisi dilapangan ini pemindahan Abu Bakar Baasyir ke Lapas Klaten bisa lebih dipertimbangkan lagi. Pasalnya, kondisi fisik yang dialami Abu Bakar Baasyir saat ini perlu perhatian khusus terutama pertimbangan medis. Pihaknya tidak ingin kebijakan ini menimbulkan kontra produktif.

"Kalau memang ada perintah dari atasan jelas kami laksanakan. Tapi ini sebelumnya kami sampaikan dulu kondisi di lapangan," pungkasnya.