Sambut Hari Raya Nyepi, Ribuan Umat Hindu Ikuti Upacara Melasti di Umbul Geneng
Peristiwa

Sambut Hari Raya Nyepi, Ribuan Umat Hindu Ikuti Upacara Melasti di Umbul Geneng

Kebonarum,(klaten.sorot.co)--Ribuan umat Hindu dari berbagai daerah mengikuti upacara Melasti yang digelar di Umbul Geneng, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, pada Minggu (11/03/2018). Sebelum upacara, ribuan umat terlebih dahulu mengikuti kirab sejauh 2 kilometer.

Prosesi upacara Melasti diawali di Pura Tirta Buwana. Ribuan umat yang berasal dari sejumlah wilayah baik dari Kabupaten Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maupun Soloraya ini terlebih dahulu berkumpul dan kemudian mengikuti arak-arakan mulai dari pelataran Pura menuju Umbul Geneng.

Dengan diiringi lantunan irama gamelan bleganjur, ribuan umat membawa jempana yang berisi sesaji dari masing-masing Pura di Klaten. Sesampainya di Umbul Geneng, upacara Melasti dimulai dengan pengambilan tirta suci dan diakhiri dengan persembahyangan bersama. Upacara dipimpin Romo Resi Bahudanda Sajiwa Dharma Telabah

Upacara Melasti dilaksanakan oleh Umat Hindu di Seluruh Indonesia. Melasti memiliki makna pembersihan alam semesta termasuk bumi pertiwi dan seisinya menggunakan tirta amerta,” kata Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Klaten, Hendrata Wisnu.

Upacara Melasti merupakan rangkaian awal Hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1940. Dalam upacara tersebut dilakukan pula pembersihan sarana dan prasarana upacara yang akan digunakan dalam persembahyangan Nyepi pada upacara Tawur Agung di Candi Prambanan. Bagi umat, air itu untuk dipercikan keseluruh anggota keluarga dan rumah sebagai penyucian diri. 

Lebih lanjut diungkapkan, semangat Nyepi tahun ini mengajak seluruh umat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Hal ini sesuai dengan tema Nyepi yakni Melalui Catur Brata Penyepian, Mengangkat Solidaritas dan Perekat Kebersamaan demi Keutuhan NKRI.

NKRI adalah harga mati yang harus dijaga bersama, terutama oleh semua umat untuk mempertahankannya. Selain itu, ini juga merupakan wujud syukur atas keberadaan air, baik danau, laut maupun sumber mata air. Karena bagaimanapun juga air adalah sumber kehidupan,” ujar dia.