Batas Waktu Habis, Izin Operasi Taksi Konvensional di Klaten Harus Diulang
Peristiwa

Batas Waktu Habis, Izin Operasi Taksi Konvensional di Klaten Harus Diulang

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Taksi konvensional baru yang digadang-gadang bakal beroperasi di Kabupaten Klaten pada akhir tahun 2017 terkendala administrasi. Akibatnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten belum bisa memberikan rekomendasi kepada perusahaan taksi konvensional sebelum syarat tersebut diselesaikan.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan, Dishub Klaten, Joko Suwanto mengaku sebelumnya telah memberi kuota taksi kepada PT Dibri Anugerah Sejahtera sebanyak 10 unit. Hanya saja seiring berjalannya waktu, sejumlah syarat masih belum diselesaikan. Bahkan, batas waktu izin prinsip dari Bupati kini juga sudah habis masa berlakunya.

"Izin prinsip dari Bupati sudah kadaluwarsa karena hanya berlaku enam bulan. Sedangkan dari pihak sana tidak segera mengurus itu hingga melebihi batas waktu,” kata dia.

Lebih lanjut diungkapkan, akibat dari habisnya batas waktu tersebut, Dishub Klaten meminta kepada pihak perusahaan agar bisa mengurus izin mulai dari awal. Hal itu dilakukan agar taksi konvensional bisa segera beroperasi dan mampu menunjang kebutuhan transportasi yang selama masih terbatas. Terutama di kawasan perkotaan. 

"Di Klaten kini jumlah taksi konvensional masih sangat terbatas sekitar empat unit, jumlah itu mulai kalah dengan taksi online yang jumlahnya mencapai 80-an unit. Maka dari itu kami berharap perusahaan lainnya juga bisa ikut menambah armada taksi konvensional agar bisa beroperasi," imbuh dia.

Sementara itu, pengelola taksi konvensional dari PT Dibri Anugerah Sejahtera, Supriyadi mengaku sudah mengajukan izin prinsip kembali. Dari 10 kuota yang disiapkan, pihaknya menjelaskan untuk sementara hanya bisa mengisi sebanyak empat unit armada. Pengoperasian akan dilakukan secara bertahap hingga mampu memenuhi kuota.