Tour Indonesia, Seniman Reog Ponorogo Tunjukan Aksi Ektremnya di Klaten
Budaya

Tour Indonesia, Seniman Reog Ponorogo Tunjukan Aksi Ektremnya di Klaten

Klaten, (klaten.sorot.co)--Pertunjukan seni Reog Ponorogo di Lapangan Jokopuring, Kecamatan Klaten Utara, pada Senin (09/04/2018) sore sukses menyedot perhatian masyarakat. Meski sempat gerimis, hal itu tetap tidak menyurutkan antusias masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan reog dan atraksi ekstrim dari 20 seniman.

Pertunjukan tersebut dilakukan oleh Paguyuban Singo Bolang Kertodiharjo, Jawa Timur. Sejumlah pelaku seni dari berbagai kalangan baik orang tua hingga anak muda ini tampil memukau dengan peragaan kesenian reognya. Mereka rela hujan-hujanan untuk menghibur masyarakat yang telah berjajar memenuhi tepi lapangan.

Koordinator Paguyuban Singo Bolang Kertodiharjo, Tri Purnomo mengatakan penampilan ini merupakan wujud pembuktian bahwa kesenian reog merupakan salah satu kesenian budaya asli Indonesia. Tri mengaku melalui pertunjukkan ini ia ingin menyampaikan kepada masyarakat Indonesia agar senantiasa menjaga kesenian lokal.

Ini dalam rangka nguri-nguri budaya. Kami tidak ingin jika kesenian reog diambil alih dan diakui bangsa lain. Jangan sampai kekayaan bangsa hilang,” kata dia saat ditemui, Senin sore.

Tri menjelaskan, upaya nguri-nguri budaya ini diwujudkan oleh seluruh seniman yang ada di Jawa Timur. Selama beberapa tahun terakhir ini, gabungan seniman reog bersatu dan berkeliling ke segala penjuru Indonesia. Tidak hanya di pulau Jawa, melainkan hingga ke luar mulai dari Kalimantan dan Sumatera. 

Menurutnya, pelestarian seni budaya memang harus digalakkan ke seluruh Indonesia. Meskipun kesenian ini datang dari Jawa, namun perlu dikenalkan dan dijunjung setinggi-tingginya kepada masyarakat. Selain reog, pelaku seniman yang berunjuk gigi juga menyuguhkan atraksi ekstrim seperti mandi air panas, semburan api hingga aksi salto.

Ini adalah peninggalan nenek moyang. Mari kita bangsa Indonesia menjaga kesenian budaya agar tetap eksis terutama di dalam negeri terlebih dahulu. Apalagi untuk anak-anak juga sudah harus mulai dikenalkan,” jelasnya.