Polisi Tangkap Sebelas Pengguna Hingga Pengedar Pil Trihex dan Sabu
Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Sebelas Pengguna Hingga Pengedar Pil Trihex dan Sabu

Klaten, (klaten.sorot.co)--Satuan Reserse Narkoba Polres Klaten berhasil membongkar peredaran narkotika jenis pil dan sabu-sabu sepanjang bulan Maret 2018 lalu. Dalam pembongkaran barang haram tersebut, polisi mengamankan sebanyak 11 tersangka dengan barang bukti sabu seberat 5,62 gram serta ratusan pil terlarang.

Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono mengatakan dari sebelas tersangka itu memiliki peran sebagai pengguna, pengedar hingga kurir. Mereka menggunakan modus lama saat bertransaksi yakni menumpang di sejumlah tempat untuk meletakkan barang tersebut. Untuk keseluruhan tersangka ini merupakan pemain baru.

Ada dua kelompok yang kami amankan. Mereka pengedar sabu-sabu dan pil, untuk jenis pil juga beragam ada yang pil trihex, dextromethorpan, alprazolam, dan pil atarax. Rata-rata alamat yang digunakan untuk transaksi adalah menggunakan alamat orang lain,” kata dia, Rabu (11/04/2018).

 

Kesebelas tersangka itu diamankan di lokasi yang berbeda-beda. Tersangka pertama yakni pengedar pil terlarang berinisial DW (21) dan MD (21), mereka diamankan pada 1 Maret 2018 di Desa Solodiran, Kecamatan Manisrenggo. Peran keduanya adalah pengedar sekaligus pemakai pil jenis trihex dan alprazolam.

Sedangkan untuk tersangka sabu yakni AW (22) diamankan di Desa Blanceran, Kecamatan Karanganom, RS (35) diamankan di Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, SB (48) dan MA (37) diamankan Kecamatan Ngawen, EF (40) diamankan di Klaten Utara, IH (21) diamankan di Wonogiri dan tiga lainnya yakni SE (27), DH (25) dan EW (37) ditangkap di Kecamatan Tulung.

Penangkapan berawal dari informasi dari masyarakat lalu kita dalami dan dilanjutkan dengan penangkapan, jadi tidak langsung kita telan mentah-mentah info itu. Dan alhamdulilah ini berhasil kita bongkar dengan tujuh laporan dan belasan tersangka,” kata dia.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 5,62 gram, 180 butir pil trihex, 14 butir dextromethorpan, 12 butir pil alprazolam, dan 14 butir pil atarax. Polisi juga menyita sejumlah uang tunai, ponsel, serta alat hisap. Hingga kini polisi masih mendalami kasus ini guna mencari jaringan lainnya.