Jaring Bibit Muda, Puluhan SMP di Klaten Unjuk Kebolehan di Gala Siswa Indonesia
Olahraga

Jaring Bibit Muda, Puluhan SMP di Klaten Unjuk Kebolehan di Gala Siswa Indonesia

Klaten, (klaten.sorot.co)--Sebanyak 22 SMP di Kabupaten Klaten menerjunkan pelajar terbaiknya untuk bertanding dalam ajang sepakbola Gala Siswa Indonesia. Laga yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudyaaan (Kemendikbud) itu dimaksudkan sebagai ajang pencarian bibit baru atlet sepakbola di kalangan pelajar.

Ketua Pelaksana Teknis Gala Siswa SMP Klaten, Tonang Juniarta mengatakan pertandingan ini dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. Untuk saat ini, Gala Siswa Indonesia sudah masuk tahap pertandingan tingkat kabupaten. Ke-22 SMP ini tampil mewakili masing-masing kecamatan.

"Mereka sudah diseleksi di tingkat sekolah. Nah siapa yang lolos baru maju mewakili kecamatan ini, setiap kecamatan diambil satu sekolah. Dari 26 kecamatan, hanya 22 yang bisa ikut. Sedangkan lainnya tidak tampil karena tidak mengirimkan perwakilan SMP," kata dia.

Seluruh pertandingan mempertemukan 22 sekolah itu dipusatkan di Stadion Trikoyo Klaten. Sistem pertandingan menggunakan setengah kompetisi dengan waktu permainan 2 X 20 menit. Pertandingan diselenggarakan setiap hari secara bertahap, sedangkan untuk final kejuaraan dijadwalkan berlangsung pada 28 April 2018 mendatang setelah pelaksanaan UN. 

Menurutnya pertandingan seperti ini merupakan hal yang penting, mengingat usia anak SMP adalah massa dimana memiliki banyak tenaga. Sehingga, apabila tenaga itu tidak disalurkan dalam kegiatan positif akan sangat disayangkan. Ini juga salah satu bentuk implementasi nawacita revolusi mental Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ya dengan olahraga seperti ini anak-anak bisa memperoleh pendidikan karakter. Apalagi ini tantangan kemajuan teknologi juga sangat luar biasa, maka harus kita arahkan. Berikan kegiatan positif untuk anak-anak saat ini," jelasnya.

Tidak hanya itu, melalui kejuaraan ini juga bakal ditemukan bibit sepakbola yang berpotensi. Nanti selama pertandingan berlangsung masing-masing individu akan dilihat. Bahkan, hasil dari pengamatan itu akan disampaikan ke KONI, Askap PSSI maupun Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Klaten.

"Ini yang terlibat ada 393 siswa. Saya lihat potensinya sangat luar biasa, maka jika kita bina sungguh kesempatan yang luar biasa. Dan ini tepat sekali, hadir ditengah kekeringan prestasi olahraga. Sesuatu yang betul-betul dinantikan anak-anak," jelasnya.