Berkaca Miras Maut di Bandung, Polres Klaten Gencarkan Razia Khusus
Hukum & Kriminal

Berkaca Miras Maut di Bandung, Polres Klaten Gencarkan Razia Khusus

Klaten, (klaten.sorot.co)--Kasus minuman keras (miras) oplosan yang menelan puluhan korban di Bandung, Jawa Barat pada beberapa hari yang lalu membuat polisi mulai mengencangkan ikat pinggang. Tak terkecuali jajaran Polres Klaten, meski hingga kini masih belum ada laporan serupa, namun pihaknya bersiap bakal mengadakan operasi khusus.

Seperti yang diketahui, kasus miras oplosan yang menewaskan puluhan korban itu mulai terjadi di Jawa Barat pada beberapa pekan terakhir ini. Tidak hanya di Bandung, kasus miras oplosan juga ditemukan di Tangerang Selatan, Banten, Ciamis dan Cianjur. Diduga, miras tersebut diracik sendiri oleh orang tak bertanggung jawab.

"Hal itu memang cukup menjadi perhatian. Kita kemarin sudah melakukan video conference bersama pimpinan di Mabes Polri dan Polda. Penekanannya adalah menanggapi kejadian di Jabar yang cukup fenomenal itu," kata Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono.

Dari hasil penekanan itu, pihaknya bakal mengarahkan seluruh jajaran Satuan dan Polsek yang ada di wilayah untuk mengadakan operasi khusus. Selain berkaca kasus ini, operasi itu dilakukan juga bersamaan dengan adanya kegiatan rutin operasi pekat menjelang bulan Ramadhan. Langkah awal yakni menyaring informasi dari masyarakat. 

"Memang kita sebetulnya sudah berulang kali gencar razia miras, namun karena ada kejadian itu operasi kepolisian mulai kita tingkatkan. Seluruh Kapolsek dan Kasat sudah saya instruksikan untuk menyisiri lokasi rawan peredaran miras," kata dia.

Pihaknya tidak akan main-main dengan peredaran miras di Kabupaten Klaten, apabila dari hasil informasi masyarakat ditemui tempat yang berpotensi untuk pesta miras, secara tegas Ia bakal membereskan hal itu denagn cepat. Termasuk peredaran miras jenis ciu yang selama ini meresahkan masyarakat umum.

"Kita telusuri, jika memang ada kita langsung sikat dan proses. Kita minta kepada masyarakat agar bisa paham dengan dampak buruk mengkonsumsi miras. Apalagi saya yakin pasti semua agama juga melarang itu, maka kita kembali ke diri masing-masing," jelasnya.