Disinyalir Curi Start Kampanye, Panwaskab Klaten Panggil Anggota DPR RI
Politik

Disinyalir Curi Start Kampanye, Panwaskab Klaten Panggil Anggota DPR RI

Klaten, (klaten.sorot.co)--Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Klaten memanggil anggota Komisi VI DPR RI dari fraksi Golkar, Endang Srikarti Handayani, pada Kamis (26/04/2018). Pemanggilan ini sebagai klarifikasi perihal dua kegiatan terakhir Endang di Klaten yang diduga mengandung unsur kampanye.

Ketua Panwaslu Kabupaten Klaten, Arif Fatkhurrokhman mengatakan, dua kegiatan terakhir tersebut berada di Desa Sudimoro Kecamatan Tulung dan Desa Gaden Kecamatan Trucuk. Dari dua kegiatan itu, menurut Arif, berbeda dengan beberapa kegiatan yang sudah dilakukan Endang sebelumnya. Endang diduga telah mencuri start kampanye.

Ini adalah pemanggilan kedua. Pada pemanggilan pertama kemarin yang bersangkutan tidak hadir, maka ini kita undang lagi. Tapi pada undangan kedua hari ini yang bersangkutan juga tidak hadir tanpa konfirmasi,” kata Arif saat ditemui, Kamis siang.

Pihaknya mengaku sangat menyayangkan ketidak hadiran Endang dalam klarifikasi kedua ini. Pasalnya, menurut Arif, sebagai wakil rakyat seharusnya bisa menyempatkan hadir dalam undangan ini, terlebih lagi hal ini masih dalam tahap dugaan. Dari informasi yang diterima, ketidak hadiran Endang karena ia masih berada di Jakarta. 

Tadi kami sudah berusaha konfirmasi lewat telepon dan beliau menyampaikan tidak bisa hadir karena sedang di Jakarta. Seharusnya beliau menyempat diri, katanya wakil rakyat, mewakili aspirasi rakyat. Nah apa yang kami lakukan ini juga merupakan tindak lanjut dari aspirasi rakyat,” kata dia.

Dijelaskan, bentuk dugaan pelanggaran yang didapatkan oleh patugas yakni pada kegiatan Endang saat menggelar sembako murah. Namun anehnya, dalam sembako itu ditemukan sejumlah stiker bergambar Endang disertai logo partai politik (parpol). Hingga kini, alat bukti yang ditemukan sudah terekam dalam dokumentasi foto dan video.

Atas kejadian tersebut, Panwaslu menduga Endang telah mencuri start kampanye. Sebelumnya KPU telah menetapkan parpol peserta Pemilu 2019. Sesui Surat Edaran (SE) KPU Nomor 216 tahun 2018 dijelaskan bahwa parpol untuk saat ini sementara hanya bisa memasang bendera parpol dan melakukan kegiatan internal saja.

Yang baru diizinkan hanya itu, dan belum memasuki tahapan kampanye. Sedangkan pada kegiatan tersebut (yang dilakukan Endang) sudah ada logo nama parpolnya. Sehingga ini perlu kami lakukan klarifikasi,” jelasnya.

Setelah mangkir dalam pemanggilan kedua ini, rencananya pihak Panwaslu Kabupaten Klaten bakal melayangkan undangan ketiga kalinya dan dijadwalkan bisa hadir pada, Jumat (27/04) besuk. Pihaknya berharap, Endang bisa menghadiri undangan ini untuk dilakukan klarifikasi. Sebelumnya Panwaslu juga sudah mengundang sejumlah saksi.

Hasil keterangan dari saksi ini akan menajadi bahan dalam klarifikasi besuk. Kami harap beliau bisa hadir,” tandasnya.