Oknum PNS Digerebek Satpol PP Saat Berduaan di Kamar Hotel
Peristiwa

Oknum PNS Digerebek Satpol PP Saat Berduaan di Kamar Hotel

Klaten, (klaten.sorot.co)--Sebanyak 12 pasangan bukan suami istri terjaring razia saat berduaan ngamar di hotel oleh petugas gabungan Satpol PP, Polres dan Kodim Klaten, pada Rabu, (09/05/2018) siang. Ironisnya, satu dari belasan pasangan itu masih berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sekretaris Satpol PP Klaten, Rabiman mengatakan razia kali ini menyasar di sejumlah hotel yang ada di wilayah perbatasan bagian timur meliputi Kecamatan Ceper, Delanggu dan Wonosari. Dari hasil pendataan sementara, satu dari 12 pasangan yang tertangkap basah berduaan ngamar di hotel berprofesi sebagai PNS.

PNS ada satu. Dari kabupaten sebelah. Hasil penyidikan sementara, ia seorang laki-laki dan bukan PNS di lingkungan Pemkab,” kata dia Senin siang.

Oknum PNS tersebut diketahui berusia 40 tahun dan bertugas di Kabupaten Sukoharjo. Kendati demikian, Rabiman belum bisa menyampaikan informasi lebih rinci lantaran sampai saat ini masih dalam tahap penyidikan. Oknum PNS itu diamankan saat berduaan ngamar dengan seorang wanita yang bukan istrinya. 

Yang perempuan bukan PNS. Mereka bisa sampai di Klaten alasannya mengantar teman, cuma tahunya mampir di hotel. Sepertinya dari awal sudah bersamaan, karena boncengan dengan satu sepeda motor,” imbuhnya.

Lebih lanjut Rabiman mengaku, dari belasan pasangan tak resmi yang diamankan itu tidak hanya dari warga Klaten, melainkan juga berasal dari luar Klaten. Sedangkan terkait usia, rata-rata mereka masih berusia muda kisaran 22 tahun hingga 30 tahun. Untuk saat ini mereka diamankan ke kantor Satpol PP setempat guna pembinaan.

Khusus yang PNS sesuai PP No 53 tahun 2010 nanti yang memberi sanksi atasan mereka langsung. Nanti kita buatkan berita acara dan dikirim ke institusi PNS itu,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, Rabiman menyampaikan operasi dengan sasaran hotel ini merupakan salah satu upaya dalam rangka penegakan Perda No 12 tahun 2013 tentang K3 dan Perda No 27 tahun 2002 tentang larangan pelacuran. Razia gabungan juga dilakukan untuk memberantas penyakit masyarakat menjelang Bulan Ramadhan.