Deteksi WNA Ilegal, Klaten Bentuk Tim Pengawas Khusus di Tingkat Kecamatan
Peristiwa

Deteksi WNA Ilegal, Klaten Bentuk Tim Pengawas Khusus di Tingkat Kecamatan

Klaten, (klaten.sorot.co)--Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Klaten membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) bersama kantor Imigrasi Klas I Surakarta. Tim Pora yang bakal tersebar di 26 kecamatan itu berfungsi sebagai pendeteksi warga negara asing (WNA) yang tidak memiliki izin tinggal.
 
Kepala Kantor Kesbangpol Klaten, Sigit Gatot Budiyanto mengatakan Pembentukan Tim Pora merupakan tindak lanjut atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 50 Tahun 2016 tentang Tim Pengawasan Orang Asing. Nantinya apabila tim di tingkat kecamatan mengetahui informasi WNA, mereka bisa segera melapor ke imigrasi.
 
"Pengawasan meliputi dari sisi dokumentasi hingga kegiatan yang dilakukan di daerah. Ini dilakukan sampai di tingkat kecamatan, sehingga bisa tersebar. Jadi jika ada informasi kita bisa cepat melaporkan ke kantor instansi yang berwenang," kata dia Rabu (09/05/2018) sore.
 
Dari data yang diperoleh sementara, di Kabupaten Klaten saat ini sudah ada sekitar 88 WNA yang tinggal. Mereka rata-rata berprofesi sebagai pegawai di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang garmen. Sigit mengaku, peran dari tim saat ini hanya sebatas pengawasan agar tidak terjadi tindakan yang tidak diinginkan.
 
"Kita hanya mengawasi. Manakala dokumen sesuai, pelaporan juga sesui ya tidak masalah. Kalau bisa kami malah berharap para WNA ini bisa mentransfer ilmu mereka kepada masyarakat setempat," jelasnya.
 
Sementara itu, data yang diperoleh dari Kantor Imigrasi kelas I Surakarta, sudah ada sebanyak 30 WNA di deportasi sepanjang tahun 2017. Kebanyakan mereka adalah warga Tiongkok yang bertempat dengan melanggar izin tinggal. Diharapkan dengan adanya Tim Pora ini, pendeteksian dini terhadap WNA bisa lebih diperluas.