Duh, Petugas Nyaris Disuap oleh Oknum PNS yang Terjaring Razia Hotel
Pemerintahan

Duh, Petugas Nyaris Disuap oleh Oknum PNS yang Terjaring Razia Hotel

Klaten, (klaten.sorot.co)--Razia hotel oleh petugas gabungan Satpol PP, Polres dan Kodim Klaten, pada Rabu, (09/05/2018) siang tadi menuai kontroversi. Pasalnya, satu orang dari 12 pasangan tak resmi yang diketahui berprofesi sebagai PNS sempat akan menyuap petugas saat dirinya tertangkap basah berduaan di kamar hotel dengan pasangannya.

Sekretaris Satpol-PP Klaten, Rabiman menceritakan tindakan yang dilakukan oleh oknum tersebut bermula saat pihaknya menggelar operasi gabungan dengan sasaran perhotelan di wilayah perbatasan bagian timur. Petugas menyisiri satu persatu hotel, penghuni yang kedapatan berduaan di kamar juga diperiksa identitas mereka masing-masing.

Namun tanpa disangka ketika petugas tiba disalah satu hotel, petugas menjumpai seorang lelaki paruh baya dengan perempuan berduaan di kamar hotel. Ketika diperiksa identitas mereka, lelaki yang diperkirakan berusia 40 tahun itu berprofesi sebagai PNS di salah satu instansi. Sedangkan perempuan yang bukan istri resminya adalah pegawai swasta.

"Saat kami periksa yang laki-laki adalah PNS, sedangkan yang perempuan bukan PNS. Tapi yang PNS bukan pegawai di lingkungan Kabupaten Klaten," ujarnya usai menggelar razia Rabu siang.

Setelah keduanya tidak bisa menunjukkan identitas suami istri resmi, petugas terpaksa menggelandang mereka ke kantor Satpol-PP setempat. Sama dengan pasangan lainnya, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap oknum PNS tersebut. Namun ketika hendak diminta keterangan ia justru berusaha hendak menyuap petugas agar bisa lolos. 

Alhasil mendapati tindakan tersebut, petugas lantas naik pitam dan berusaha mencegah aksi suap yang akan dilakukan oleh oknum PNS tersebut. Meski tindakan serupa bukan pertama kali didapati oleh petugas, namun Rabiman menegaskan bahwa aksi suap menyuap adalah tindakan yang tidak bisa dibiarkan.

"Jujur saya sangat marah tadi, meja sempat saya gedor. Karena ini menyangkut harga diri sebagai petugas. Kami tidak bisa diam saja, saya juga PNS tapi tidak pernah bermain seperti ini," tegasnya.

Oknum PNS tersebut diketahui berusia 40 tahun dan bertugas di Kabupaten Sukoharjo. Kendati demikian, Rabiman belum bisa menyampaikan informasi lebih rinci. Namun ia menegaskan, hasil dari penangkapan ini pihaknya akan membuatkan berita acara untuk dikirim ke instansi oknum PNS tersebut bertugas.

"Tetap akan kami berikan berita acara. Agar nanti atasannya yang memberikan sanksi. Khusus untuk pegawai PNS tidak dikenai wajib lapor, karena sanksinya dari atasan dia sendiri. Itupun pasti akan berat," imbuh dia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, razia gabungan kali ini menyasar disejumlah hotel yang ada di wilayah perbatasan bagian timur meliputi Kecamatan Ceper, Delanggu dan Wonosari. Razia merupakan tindak lanjut dalam rangka penegakan Perda No 12 tahun 2013 tentang K3 dan Perda No 27 tahun 2002 tentang larangan pelacuran.