Waspada, Calon Jamaah Haji Diminta Tak Kontak Langsung dengan Unta
Peristiwa

Waspada, Calon Jamaah Haji Diminta Tak Kontak Langsung dengan Unta

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Calon jamaah haji diminta tidak melakukan kontak langsung dengan unta saat mengikuti pelaksanaan ibadah di Arab Saudi. Disisi lain, seluruh calon jamaah haji juga diharapkan mampu mempersiapkan diri untuk menghadapi musim panas yang diperkirakan mencapai 50 derajat celcius pada musim haji mendatang.

Ketua Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia cabang Klaten, Hajar Fatmasari mengatakan selain tidak diperkenankan terlalu mendekati unta, seluruh jamaah juga diingatkan agar tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang masih mentah dengan bersumber dari unta. Hal itu dilakukan untuk menghindari serangan virus yang diduga berasal dari unta.

"Dikhawatirkan bisa terinveksi Mers-COV. Meskipun dalam jumlah kasus masih sedikit dibandingkan dengan serangan panas tetapi tetap harus diwaspadai. Maka sebisa mungkin untuk meminimalisir kontak langsung dengan unta," kata dia.

Pihaknya juga mengaku bahwa virus tersebut merupakan salah satu virus yang masuk dalam kategori mematikan. Oleh sebab itu, pengetahuan yang harus disampaikan kepada calon jamaah haji dilakukan sedini mungkin. Seluruh jamaah juga diminta mengenakan alat pelindung diri yang lengkap saat menjalankan ibadah maupun ketika keluar dari penginapan. 

Beragam peralatan yang bisa disiapkan meliputi topi, masker, kacamata, dan sandal atau alas kaki. Peralatan tersebut juga dianggap mampu menghalau para jamaah supaya tak terkena terik sinar matahari secara langsung. Hajar menyampaikan kondisi cuaca di Arab Saudi saat memasuki musim haji tahun ini tidak jauh berbeda dengan 2017 lalu.

"Serangan panas (heatstroke) perlu diwaspadi para calon jamaah haji nanti. Karena pada tahun sebelumnya kami banyak melakukan penanganan terkait keletihan akibat serangan panas," imbuhnya.

Berkaca pada sebelumnya, salah satu keluhan yang paling banyak ditemui adalah adanya sejumlah kaki para calon jamaah haji yang melepuh, hal itu disebabkan lantaran sebagian jamaah tidak mengenakan alas kaki saat ibadah. Untuk pengetahuan ini, pihaknya berharap bisa terus disampaikan melalui kegiatan manasik haji.

Informasi yang diperoleh, jumlah calon jamaah haji asal Kabupaten Klaten tahun ini mencapai 968 orang. Meski pelaksanaan ibadah masih akan dilaksanakan beberapa bulan lagi, namun hingga kini seluruh calon jamaah sudah disibukkan dengan berbagai kegiatan termasuk manasik haji.