Jelang Ramadhan, Polres Klaten Larang Warga Lakukan Sweeping
Peristiwa

Jelang Ramadhan, Polres Klaten Larang Warga Lakukan Sweeping

Klaten, (klaten.sorot.co)--Jajaran Polres Klaten menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan razia atau sweeping secara mandiri menjelang bulan suci ramadhan yang akan berlangsung pekan depan. Disisi lain, polisi telah gencar melakukan upaya pemberantasan penyakit masyarakat (pekat).

Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono mengatakan razia pekat sudah ditingkatkan sejak beberapa waktu yang lalu secara menyeluruh di 26 kecamatan. Pihaknya juga mengaku razia pekat jelang bulan ramadhan kali ini menyasar pada peredaran minuman keras (miras), perhotelan hingga perjudian.

Sesuai kebijakan pimpinan, kita harus bisa meningkatkan operasi pekat menjelang ramadhan. Penekanan razia pekat sesuai dengan kerawanan daerah masing-masing. Di Klaten lebih banyak yang mana, ya itu nanti kita kedepankan,” jelasnya, Kamis (10/05/2018).

Lebih lanjut Agung menyampaikan, pemberantasan pekat di wilayah Klaten sudah dilakukan hampir setiap hari. Dari sekian tindakan yang membuat resah, pihaknya berhasil melakukan penindakan terhadap sejumlah penjual miras, pasangan tidak resmi serta judi. Sehingga, ia melarang kepada seluruh masyarakat untuk bergerak sendiri. 

Sweeping atau razia secara mandiri oleh masyarakat kami larang. Apabila memang masyarakat itu mempunyai informasi adanya pekat silahkan melapor kepada kami, biar kami yang menegakkan. Jangan sampai kejadian Desember 2017 lalu terulang kembali,” kata dia.

Seperti yang diketahui, pada akhir tahun 2017 lalu Polres Klaten mengamankan sebanyak empat anggota FPI lantaran melakukan aksi sweeping di sebuah hotel Kecamatan Prambanan. Polisi terpaksa mengamankan mereka setelah mendapat laporan dari penjaga hotel. Menurut polisi, aksi mereka dianggap tidak tepat karena bergerak secara sendiri.