Ratusan Jamaah Klaten Doakan Korban Kerusuhan Mako Brimob
Peristiwa

Ratusan Jamaah Klaten Doakan Korban Kerusuhan Mako Brimob

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Gugurnya lima anggota polisi dalam insiden kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok menggugah kepedulian dari berbagai kalangan masyarakat. Disela-sela tabligh akbar yang digelar Polres Klaten, pada Kamis (10/05/2018) malam, ratusan jamaah turut mendoakan para korban yang gugur dalam insiden tersebut.

Tabligh akbar dalam rangka mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa Indonesia bersama para ulama itu digelar di halaman Masjid Agung Al Aqsha Klaten. Sebelum mendengar tausyiah dari Ustadz Abdullah Sa'ad, seluruh jamaah dengan dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf terlebih dahulu membaca tahlil dan sholawat.

Selepas itu, Ustadz Abdullah Sa'ad yang naik ke atas panggung langsung mengajak seluruh jamaah membaca Al Fatihah untuk mendoakan korban dalam insiden di Mako Brimob tersebut. Dirinya berharap polisi yang gugur dalam insiden tersebut diampuni segala dosanya serta termasuk sebagai golongan orang syuhada.

"Anggota yang menjadi korban di Mako Brimob kemarin semoga diterima segala amal perbuatannya dan diampuni dosa-dosanya. Al Fatihah," ujar Ustadz Abdullah Sa'ad yang langsung diikuti bacaan Al Fatihah oleh seluruh masyarakat yang hadir.

Tidak hanya itu, diawal tausyiah yang disampaikan Ustadz Abdullah Sa'ad, ia juga mengatakan bahwa polisi yang gugur dalam melaksanakan tugas adalah orang yang masuk dalam kategori syahid. Selain itu, menurutnya polisi yang bertugas menjaga kesatuan bangsa ini juga disebut sebagai salah satu penjaga dakwah Islam. 

"Seperti yang dikatakan Rasulullah, Islam itu bagaikan pondasi, Kyai yang berdakwah itu juga memberikan pondasi pada bangunan. Tapi jika bangunan itu tidak dijaga maka tidak lama kemudian akan hancur. Dan penjaga dari bangunan itu adalah pemerintahan serta aparat keamanan termasuk polisi," jelasnya.

Sementara itu Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono menyampaikan melalui tabligh akbar ini pihaknya ingin mengajak kepada seluruh masyarakat agar terus mengenang sejarah dan pengorbanan pahlawan terdahulu. Pasalnya dengan begitu, kedaulatan bangsa dan negara yang sudah diraih oleh pahlawan bisa terjaga dengan baik.

"Marilah kita isi kemerdekaan yang sudah diraih oleh pahlawan dengan melakukan hal-hal yang bisa memupuk persatuan sekaligus menumbuhkan rasa cinta kasih antar sesama. Apalagi sebentar lagi akan ada Pilgub dan Pilpres, maka saya ingin masyarakat bisa menghormati perbedaan," jelas dia.

Disampaikan, sinergitas antara polri dengan semua pihak yang terjalin selama ini harus bisa membawa perubahan berupa kedamaian. Disisi lain, pihaknya mengingatkan kepada semua pihak agar tetap mewaspadai ancaman terorisme, radikalisme, intoleransi dan hal lain yang sengaja dihembuskan oknum-oknum untuk mengganggu stabilitas keamanan.

"Seperti yang diketahui bersama, jajaran polri telah mengalami musibah. Namun atas dukungan semua elemen bangsa dan masyarakat, polri tetap bisa tegar. Terimakasih atas dukungan kepada kami, semoga bisa amanah dan kami menjadi pelayan masyarakat yang baik," pungkas dia.