Warga Gadungan Sepakat Jabatan Sekdes Diadakan Seleksi Ulang
Pemerintahan

Warga Gadungan Sepakat Jabatan Sekdes Diadakan Seleksi Ulang

Wedi,(klaten.sorot.co)--Masyarakat Desa Gadungan, Kecamatan Wedi akhirnya menyepakati pengisian jabatan Sekretaris Desa di desa setempat dilakukan dengan cara seleksi ulang. Hal itu menyusul setelah munculnya permasalahan pada hasil ujian seleksi yang ditemukan oleh Tim Pencalonan dan Pengangkatan Perangkat Desa (TP3D).

Kepala Desa Gadungan, Cahyo Herlambang Nusantara mengatakan, seleksi ulang untuk jabatan sekdes merupakan solusi yang dipilih dan disepakati oleh semua masyarakat. Pihaknya menyatakan, dengan adanya seleksi ulang ini juga mampu meredam permasalahan di tengah-tengah masyarakat agar tidak berlarut-larut dan menimbulkan polemik.

"Kita sudah sepakat tidak ada ujian ulang, tapi akan kita adakan seleksi ulang. Nanti seperti apa baru akan kita koordinasikan ke Camat," kata dia, Senin (15/05/2018).

Sebelumnya, Desa Gadungan telah memiliki dua nama sebagai peserta calon perangkat desa dengan jabatan sekdes. Dalam pengumuman rekapitulasi nilai, jabatan sekdes dimenangkan oleh peserta atas nama Rivandi Yuda P. dengan nilai total 71,5. Sedangkan posisi kedua diraih oleh, Sekar Kinanthi dengan total nilai 66. 

Namun setelah rekapitulasi itu diumumkan, TP3D menemukan indikasi kecurangan dalam ujian komputer milik Rivandi. Dari hasil klarifikasi, tiba-tiba Rivandi mengajukan surat pengunduran diri sebagai sekdes terpilih. Setelah itu, Kades setempat melapor ke Camat dan hasilnya muncul rekomendasi mengangkat peserta peringkat dua naik.

Tidak lama setelah itu, tiba-tiba surat rekomendasi pengangkatan kepada Sekar dicabut dan tidak berlaku. Hal itu disebabkan lantaran tim penguji yang dalam hal ini UAD Yogyakarta telah menyampaikan bahwa peringkat satu tetap peserta dengan nilai tertinggi. Sehingga nama Sekar pun dicoret dari daftar sekdes terpilih.

"Jadi sekarang permasalahan sudah mengerucut dengan baik. Tidak ada benturan apapun dari berbagai pihak, dan masyarakat juga sudah menerima keputusan ini," imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekminto menyampaikan, setelah kesepakatan ini muncul. Pihaknya meminta kepada Kades agar membuat hasil kesepakatan kepada camat kemudian diteruskan ke Bupati. Apabila dari Bupati menerima kesepakatan tersebut, seleksi ulang bisa dilakukan.

"Nanti Bupati pasti akan mengumpulkan kami semua untuk membicarakan ini kalau memang nanti bisa diterima ya selesai. Kita akan seleksi ulang. Bukan ujian ulang, karena kalau ujian ulang itu tidak diatur di Perbup," kata dia.

Pihaknya juga mengaku berbagai permasalahan yang muncul ini akan menjadi acuan untuk evaluasi kedepan. Untuk langkah selanjutnya, Pemkab Klaten masih menunggu surat pengajuan dari desa untuk permohonan seleksi ulang. Terkait pelaksanaan seleksi ulang, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah hanya Desa Gadungan atau bisa serentak lagi.

"Kita lihat dulu nanti. Kalau memang desa lain juga masih ada yang kosong banyak kita adakan serentak. Jika hanya sedikit bisa dimasing-masing desa, yang penting pedomannya sesui Perbup," pungkas dia.