Lima Tertangkap, Polisi Masih Buru 15 Suporter The Jak Pelaku Pengrusakan
Hukum & Kriminal

Lima Tertangkap, Polisi Masih Buru 15 Suporter The Jak Pelaku Pengrusakan

Klaten, (klaten.sorot.co)--Aparat Kepolisian Resort Klaten masih memburu sekitar 15 pelaku pengrusakan truk kontainer yang dilakukan oleh oknum suporter The Jak di Jalan Jogja-Solo Desa Taji, Kecamatan Prambanan pada, Senin (04/06) kemarin. Sebelumnya, polisi telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus itu.

Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono mengatakan identitas pelaku berhasil diketahui setelah polisi mengamankan sebanyak 205 suporter The Jak pasca rusaknya truk kontainer yang digunakan untuk mengangkut suporter Bonek. Dari hasil pemeriksaan, didapati sekitar 20 orang terlibat langsung dalam pengrusakan tersebut.

Kita interogasi ratusan orang itu, lalu mengerucut pada pelaku utama yang berjumlah sekitar 15-20 orang. Mereka tidak ikut kami amankan, maka dari alamat yang sudah dikantongi kita langsung menuju ke rumah sasaran,” ujarnya.

Dari hasil penggerebekan itu polisi hanya menemukan 5 orang pelaku, sedangkan sisanya sudah tidak ada di lokasi. Kelimanya lantas digelandang ke Mapolres Klaten untuk pemeriksaan lebih lanjut. Lantaran barang bukti pengrusakan sudah mengarah kepada kelima orang itu, mereka akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. 

Kita sudah memiliki lima tersangka dan masih diproses. Sementara kita juga masih mencari 15 orang lainnya yang diduga adalah kelompok yang sama dan melakukan pengrusakan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Suardi Jumaing menambahkan bahwa hingga kini pihaknya masih memburu 15 orang tersebut. Mereka diduga terlibat dalam pengrusakan truk bersama kelima tersangka. Dari 15 orang tersebut, keseluruhan diperkirakan adalah warga Klaten sendiri.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebanyak 205 suporter The Jak digelandang ke Mapolres Klaten pada Senin dini hari. Mereka dikumpulkan menyusul rusaknya truk kontainer akibat dilempari batu. Rombongan tersebut merupakan warga Klaten, Boyolali, dan Sragen. Ditambah 6 orang lainnya warga Jakarta.

Usai dilakukan pemeriksaan secara intensif, suporter yang tidak terindikasi terlibat dalam pengrusakan diminta membuat surat pernyataan. Seluruh oang tua juga diminta untuk hadir menjemput sekaligus diberi pembinaan.