Hasil Razia Sebulan, Ratusan Liter Ciu dan Ribuan Botol Miras Digilas
Peristiwa

Hasil Razia Sebulan, Ratusan Liter Ciu dan Ribuan Botol Miras Digilas

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Polres Klaten memusnahkan ratusan liter minuman keras (miras) jenis ciu dan ribuan botol miras berbagai merek di halaman Mapolres setempat, Rabu (06/06/2018). Seluruh miras yang dimusnahkan itu merupakan hasil razia selama bulan Februari hingga Mei 2018.

Pemusnahan dilakukan oleh polisi dan didampingi instansi lainnya baik dari Pemkab maupun Kodim Klaten. Pemusnahan miras juga disaksikan oleh perwakilan organisasi kemasyarakatan (Ormas). Satu kendaraan alat berat dan armada pemadam kebakaran disiapkan untuk menghapus barang bukti itu.

Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono mengatakan, keseluruhan miras ini merupakan hasil razia yang dilakukan selama berhari-hari hingga menjelang Ramadhan. Hasilnya, ada 967,1 liter miras jenis ciu dan 1.519 botol miras berbagai merek berhasil diamankan dan terpaksa dimusnahkan.

"Razia sampai saat ini masih kami lakukan. Ini bukan karena kami lakukan menjelang puasa atau Lebaran, tapi secara terus menerus untuk memberantas pekat," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, pemusnahan ini hanya sebagian kecil dari miras yang selama ini beredar. Sehingga, untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat) ini perlu dukungan dari masyarakat, tokoh agama, instansi pemerintah maupun elemen hingga organisasi kemasyarakatan (Ormas). 

"Miras itu seperti fenomena gunung es. Maka harus kita bergerak bersama, setidaknya bantu kami untuk memberikan informasi peredaran miras," jelasnya.

Dari data yang diperoleh, 1.519 botol miras itu terdiri dari miras merek anggur merah 1.211 botol, anggur kolesom sebanyak 117 botol, anggur putih 13 botol, Vodka 19 botol, bir 124 botol dan beragam merek lainnya. Ditambah dengan sejumlah barang bukti hasil pekat lainnya seperti perjudian.

Dijelaskan, untuk persiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri pihaknya bakal mendirikan delapan posko pelayanan dan pengamanan. Posko itu akan didirikan di sepanjang Jalan Jogja-Solo hingga jalur rawan padat kendaraan wilayah pinggiran. Masing-masing posko juga akan didukung oleh instansi lainnya.