Pekerja Belum Terima THR Diminta Melapor
Pemerintahan

Pekerja Belum Terima THR Diminta Melapor

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Klaten membuka posko pengaduan terkait penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja. Posko tersebut berfungsi untuk menerima aduan dari pekerja yang belum menerima THR dari perusahaan sesuai batas waktu yang ditentukan.

Kasi Hubungan Industrial dan Ketenagakerjaan, Disperinaker Klaten, Budi Wardani mengatakan, sesuai surat edaran (SE) No. 2 Tahun 2018 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2018, pembayaran THR paling lambat dilakukan H-7. Hal itu juga berlaku bagi pekerja dengan masa kerja minimal 1 bulan.

"Kami meminta kepada perusahaan agar tetap membayarkan THR bagi pekerja yang sudah mempunyai masa kerja 1 bulan. Diberikan secara proporsional dengan perhitungan yang sesuai ketentuan juga," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, perhitungan pembayaran THR yang proporsional adalah pekerja dengan masa kerja 12 bulan atau lebih diberikan sebesar 1 bulan upah. Sedangkan bagi mereka yang masa kerja dibawah 12 bulan ada perhitungan sendiri, yakni masa kerja saat ini dibagi 12 bulan dan dikalikan satu bulan upah. 

Pihaknya mempersilahkan kepada seluruh pekerja yang belum menerima THR segera melaporkan ke posko ini, namun ia mengimbau sebelum melaporkan hal itu para pekerja diminta terlebih dahulu melakukan klarifikasi kepada perusahaan masing-masing. Mulai pembayaran paling tidak dilakukan pada 8 Juni 2018.

"Kami sudah menganjurkan kepada perusahaan agar dibayarkan sesuai aturan. Sehingga sebelum mengadu sebaiknya tanyakan dulu ke perusahaan, karena kemungkinan setiap perusahaan ada kebijakan masing-masing," jelasnya.

Namun apabila memang ada temuan perusahaan yang melanggar, pihaknya memastikan bakal memberi teguran. Sehingga untuk memastikan hal itu, sebelumnya tim sudah memantau kepada 20 perusahaan besar di Klaten terkait kesiapan mereka. Dirinya berharap tidak ada permasalahan serius dalam pembayaran THR.