Miris, Tersangka Suporter Pengrusakan Truk Ternyata Masih Anak-anak
Hukum & Kriminal

Miris, Tersangka Suporter Pengrusakan Truk Ternyata Masih Anak-anak

Klaten, (klaten.sorot.co)--Jajaran Polres Klaten telah menetapkan lima tersangka dalam kasus pengrusakan truk kontainer di Jalan Jogja-Solo Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Senin (04/06) lalu. Ironisnya, kelima tersangka yang merupakan oknum suporter The Jak ternyata masih berusia dibawah umur.

Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono mengatakan bahwa kelima tersangka yang merupakan warga Klaten itu masih anak dibawah umur. Keseluruhan diduga terlibat langsung dalam pengrusakan truk pengangkut suporter Bonek pasca dibatalkannya laga lanjutan antara Persebaya melawan Persija Jakarta.

"Dari hasil pemeriksaan ternyata masih anak-anak. Sehingga untuk penanganannya kami kenai wajib lapor, tapi untuk proses terus berjalan," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, wajib lapor hanya berlaku untuk kelima tersangka tersebut. Sedangkan 205 anak lain yang turut diamankan hanya diminta membuat surat pernyataan serta pembinaan bersama orang tua masing-masing. Untuk saat ini, ratusan anak tersebut juga diperbolehkan pulang. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Klaten telah mengamankan sebanyak 205 orang beserta 150 sepeda motor pasca kerusuhan itu. Mereka satu persatu digiring ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pengembangan, akhirnya polisi menetapkan lima tersangka.

"Nah untuk yang 205 anak itu belum terpenuhi (pengrusakan), mereka hanya terindikasi berkumpul. Mengetahui pelemparan tapi tidak melarang dan mencegah. Sifatnya lihat tapi membiarkan," imbuhnya.

Selain telah menetapkan lima tersangka, atas insiden kerusuhan truk kontainer tersebut polisi juga masih memburu 15 pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat. Hingga kini polisi masih melakukan pencarian, mereka keseluruhan diketahui merupakan oknum suporter The Jak asal Klaten.

"Yang lainnya belum ditangkap, ini masih kami dalami lagi," ucap dia singkat.

Pihaknya menjelaskan, peristiwa kali ini perlu menjadi perhatian semua pihak termasuk para orang tua. Pasalnya dari ratusan anak yang sebelumnya diamankan, hampir keseluruhan pergi menonton pertandingan sepakbola tanpa sepengetahuan orang tua. Menurutnya, peran dalam mendidik anak perlu diawasi lebih jauh.