Jelang Lebaran, Harga Bahan Pangan di Pasar Klaten Merangkak Naik
Ekonomi

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pangan di Pasar Klaten Merangkak Naik

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Sepekan menjelang Lebaran, harga bahan pangan di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kabupaten Klaten merangkak naik. Meski hingga kini belum ada lonjakan permintaan, namun kenaikan harga pangan yang terjadi secara bertahap itu diprediksi akan terus melejit hingga mendekati Lebaran.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kenaikan harga hampir terjadi di semua pasar tradisional meliputi Pasar Wedi, Pasar Induk Klaten hingga Pasar Srago. Rata-rata kenaikan harga bahan pangan terjadi secara bertahap sejak sepekan lalu. Terutama untuk bawang putih, bawang merah dan daging ayam potong.

Salah satu pedagang di Pasar Wedi, Narni (37) mengatakan, harga bawang putih saat ini sudah pada kisaran Rp 25 ribu per kilogram, berbanding jauh dengan sepakan lalu yang masih Rp 22 ribu per kilogram. Dirinya tidak menutup kemungkinan harga itu akan terus naik beriringan dengan semakin dekatnya Lebaran.

"Untuk bawang merah juga naik siginifikan, saat ini harganya sudah Rp 30 ribu per kilogram. Padahal sepekan lalu masih Rp 27 ribu per kilogram. Kami yakin pasti akan naik lagi," ujarnya, Minggu (10/06/2018).

Sementara itu, kenaikan harga juga dialami pada daging ayam potong. Harga daging yang sebelumnya kisaran Rp 32 ribu per kilogram, kini sudah merangkak naik menjadi Rp 34 ribu per kilogram. Berbeda dengan daging sapi yang hingga kini masih relatif stabil dengan kisaran Rp 110 ribu per kilogram dan harga daging kambing Rp 85 ribu per kilogram. 

Hal serupa juga terjadi di Pasar Srago. Harga bawang putih dan bawang merah ikut merangkak naik. Sedangkan untuk harga beras IR 64 hingga kini relatif stabil yakni Rp 9.500 per kilogram, sementara untuk harga gula pasir yakni Rp 11.500 per kilogram. Harga telur ayam saat ini kisaran Rp 20 ribu per kilogram.

"Untuk disini harga bawang merah memang naik, karena dari sananya sudah naik. Kita kulakan juga mahal. Padahal hingga kini permintaan juga masih sepi dan belum ada lonjakan," ujar pedagang lainnya, Miyani (45).

Diharapkan, hingga mendekati Lebaran nanti harga bahan pangan lainnya tidak terus merangkak naik. Para pedagang khawatir hal itu akan mengurangi minat masyarakat untuk berbelanja. Terutama mendekati Lebaran yang biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbelanja kebutuhan dapur rumah tangga.