Kodim Klaten Bagikan Ribuan Karung Beras Zakat untuk Fakir Miskin
Sosial

Kodim Klaten Bagikan Ribuan Karung Beras Zakat untuk Fakir Miskin

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Kodim 0723/ Klaten menyiapkan 1.100 karung beras dalam penyaluran zakat fitrah bagi fakir miskin menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ribuan karung beras tersebut dibagikan kepada masyarakat di sekitaran Makodim dan juga di berbagai wilayah, Senin (11/06/2018).

Dandim 0723/ Klaten, Letkol Inf Eko Setiawan mengatakan 1.100 karung beras itu masing-masing berisi 2,5 kilogram. Dari ribuan yang disiapkan, 750 karung dibagikan kepada fakir miskin di sekitaran Makodim sedangkan sisanya dibagikan oleh masing-masing Koramil di wilayahnya.

"Jumlahnya untuk setiap orang mendapatkan 2,5 kilogram. Ini kita bagikan kepada suami istri, jadi satu keluarga menerima sebanyak 5 kilogram beras," ujarnya disela-sela pembagian zakat fitrah.

Dijelaskan, untuk dilingkungan Kodim, kriteria masyarakat yang menerima zakat fitrah rata-rata berprofesi sebagai tukang becak dan parkir. Dari hasil pendataan yang sudah dilakukan anggota sebelumnya, lanjut Eko, mereka kebanyakan adalah masyarakat kecil dan masuk kategori fakir miskin. 

Sedangkan untuk kriteria penerima zakat di Koramil ditentukan oleh anggota masing-masing. Namun yang pasti sesuai ajaran agama, penerima zakat diusahakan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Sehingga dengan hadirnya pemberian zakat ini bisa dirasakan oleh masyarakat.

"Seperti yang kita ketahui pemberian zakat menjelang Hari Raya Idul Fitri adalah untuk mensucikan hati si pemberi zakat. Selain itu, pemberian zakat juga untuk meringankan beban fakir miskin," imbuhnya.

Selain itu, pihaknya berharap dengan adanya kegiatan seperti ini bisa menjadi pembelajaran kepada seluruh anggota agar mau berbagi kepada sesama. Menurutnya, dengan hal ini secara tidak langsung juga mampu mendidik ke setiap masing-masing keluarga. Artinya anggota juga harus turut peduli dengan masyarakat sekitar.

"Nanti secara tidak langsung bisa mengajarkan anggota agar mau berbagi kepada tetangga. Kita harus menyisihkan sebagian harta untuk sekitar terutama yang membutuhkan. Kita intinya mendidik agar mau berbagi," pungkas dia.