Arus Mudik Melonjak Pesat, Dalam Dua Hari 54 Ribu Kendaraan Masuki Klaten
Peristiwa

Arus Mudik Melonjak Pesat, Dalam Dua Hari 54 Ribu Kendaraan Masuki Klaten

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Arus mudik Lebaran 2018 di Kabupaten Klaten mengalami lonjakan cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya. Terbukti, dalam dua hari tepatnya pada H-4 dan H-3 Lebaran kali ini sudah ada sekitar 54.023 kendaraan yang melintas di sepanjang jalan Klaten.

Informasi yang diperoleh dari Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, jumlah kendaraan tersebut tercatat selama dua hari. Rinciannya pada H-4 atau Senin (11/06) sedikitnya ada 29.825 kendaraan melintas, sedangkan pada H-3 atau Selasa (12/06/2018) sudah ada sekitar 24.198 kendaraan memasuki Klaten.

Kabid Angkutan Dishub Klaten, Joko Suwanto mengatakan jumlah kendaraan yang melintas meningkat 10,31% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada hari dan waktu yang sama saat arus mudik Lebaran tahun 2017, lanjut Joko, hanya ada sekitar 48.972 kendaraan melintasi Klaten.

"Memang lonjakan arus mudik pada saat ini cukup meningkat. Selisih dengan tahun sebelumnya yakni 5.051 kendaraan," ujarnya, Selasa (12/06/2018) malam.

Lebih lanjut disampaikan, dari 54.023 kendaraan yang terdata tersebut didominasi oleh kendaraan roda dua yang mencapai 30.558 kendaraan, disusul dengan kendaraan pribadi roda empat sekitar 20.145 kendaraan. Sementara untuk angkutan umum, hingga kini baru ada sekitar 379 kendaraan. 

Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono melalui Kasatlantas AKP Adhytiawarman Gautama Putra menambahkan, sampai saat ini arus lalulintas masih terbilang landai. Meski demikian, untuk mengurangi kepadatan kendaraan pihaknya terpaksa menutup persimpangan Bendogantungan.

"Di Jalan Jogja-Solo tepatnya simpang Bendo kita tutup, arus lalulintas kita buat hanya untuk arah Jogja maupun Solo. Sehingga tidak ada penyebrangan di persimpangan itu agar lalulintas lebih lancar," jelasnya.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh pengguna jalan baik sepeda motor dan mobil untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terlebih lagi bagi pemudik yang mengendarai sepeda motor. Menurutnya, pengendara sepeda motor tidak boleh mengalami kelelahan maupun ngantuk saat berkendara.