Jalan Jogja-Solo Lengang, Delanggu- Prambanan hanya 40 Menit
Peristiwa

Jalan Jogja-Solo Lengang, Delanggu- Prambanan hanya 40 Menit

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Arus lalulintas di Jalan Jogja-Solo mulai dari Kecamatan Prambanan hingga Kecamatan Delanggu masih terpantau lengang pada H-1 Lebaran. Hingga Kamis (14/06/2018) siang, seluruh kendaraan yang melintas di jalan lintas provinsi itu nampak lancar tanpa ada hambatan signifikan.

Informasi yang dihimpun, Jalan Jogja-Solo bagian timur tepatnya di Kecamatan Delanggu, kondisi arus terpantau ramai lancar. Kendaraan yang masuk Klaten melalui pintu bagian timur itu tidak ada hambatan, sementara dari arah berlawanan kendaraan yang hendak keluar dari Klaten juga terlihat lengang.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada H-1 Lebaran seperti ini kepadatan di sepanjang Jalan Jogja-Solo sudah dirasakan. Bahkan, untuk tahun lalu polisi terpaksa sudah melakukan rekayasa lalulintas pada H-1 Lebaran. Kendaraan dialihkan ke jalur lingkar Delanggu dan celah media jalan ditutup.

"Untuk tahun ini hingga H-1 Lebaran kami belum melakukan rekayasa lalulintas. Jalan masih lancar, kendaraan belum kami alihkan, dan celah median jalan juga belum kami tutup," kata Kapospam Delanggu, Iptu Juardi mewakili Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono.

Lebih lanjut dijelaskan, di sepanjang Jalan Jogja-Solo tepatnya di Kecamatan Delanggu ada 11 celah median jalan. Berkaca dari arus mudik tahun lalu, biasanya sejak H-5 polisi sudah menutup sebanyak 9 celah median jalan untuk mengurangi kemacetan. Polisi hanya menyisakan dua celah median. 

"Karena ini masih landai ya tidak kita tutup. Memang Lebaran kali ini sangat beda, arus sangat lancar dan tidak ada kepadatan. Kemungkinan ini karena Jalan tol di utara sudah buka, jadi disini berkurang," urai dia.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sepanjang Jalan Jogja-Solo dari ujung timur, Delanggu hingga ujung barat, Prambanan masih terpantau lancar. Hampir semua persimpangan trafic light tidak ada kepadatan kendaraan. Di sepanjang jalan itu polisi hanya menutup satu celah median yakni di Bendogantungan.

Dengan sepeda motor, jarak tempuh dari Delanggu menuju Prambanan hanya sekitar 40 menit. Artinya, lanjut Juardi, arus mudik tahun ini bisa lebih membuat nyaman para pemudik baik yang mengendarai sepeda motor maupun mobil pribadi dan angkutan.

Sama halnya di pintu masuk Klaten bagian timur, tepatnya di Kecamatan Prambanan. Arus lalulintas yang masuk ke Klaten terbilang lengang. Ditambah lagi jalur wisata menuju Candi Prambanan juga masih belum ada kemacetan. Polisi hingga H-1 Lebaran belum perlu menerapkan contra flow.

"Di Prambanan juga masih lancar. Di trafic light tidak ada penumpukan kendaraan. Begitu lampu menyala hijau semua bisa lolos, sehingga ini masih aman dan belum ada lonjakan," kata Kapospam Prambanan, AKP Munawar.

Dirinya memprediksi, lonjakan arus mudik Lebaran di Prambanan tahun ini terjadi pada H+2 Lebaran. Pasalnya, pada hari tersebut seluruh pemudik akan bergerak ke obyek wisata. Salah satunya di kawasan wisata Candi Prambanan yang selama ini memang menjadi salah satu titik penyebab kepadatan kendaraan.

"Kalau prediksi kami ya H+2 Lebaran. Itu jalur wisata mungkin meningkat di Prambanan. Tapi ya jelas kita sudah melakukan persiapan, nanti kita lihat dulu bagaimana arus lalulintasnya," pungkas dia.