Penumpang Tercekik Mahalnya Harga Tiket Bus Saat Arus Balik
Peristiwa

Penumpang Tercekik Mahalnya Harga Tiket Bus Saat Arus Balik

Klaten,(klaten.sorot.co)--Sejumlah penumpang bus mengeluhkan kenaikan harga tiket saat memasuki arus balik Lebaran. Mereka menilai pemerintah harus bisa mengambil tindakan lantaran kenaikan harga tiket angkutan pada saat Lebaran sudah jauh dari batas kewajaran.

Salah satu penumpang asal Kecamatan Polanharjo, Klaten, Tri Wibowo (40) mengaku kenaikan harga tiket saat Lebaran sudah seperti tradisi. Para pengelola bus kerapkali mencari keuntungan lebih disaat masyarakat hendak pulang ke kampung halaman. Ironisnya, hal itu juga terjadi pada saat arus balik.

"Mau mudik ataupun balik sama-sama naik harga tiketnya. Dimana semua orang butuh tiket, mau tidak mau kita seperti dipaksa harus membeli tiket dengan harga mahal itu," ujarnya yang hendak balik ke Jakarta, Rabu (20/06/2018).

Lebih lanjut disampaikan, sesuai harga normal pada hari biasa tiket bus jurusan Klaten menuju Jakarta biasanya kisaran Rp 130 ribu, namun pada momen Lebaran seperti ini naik drastis menjadi Rp 320 ribu. Hal tersebut juga berlaku saat ia mudik dari Jakarta menuju Klaten pada H-5 Lebaran lalu. 

Hal serupa juga dirasakan oleh penumpang bus lain, Adi Nugroho (30) asal Sawit, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Ia yang berniat balik dari Boyolali menuju Jakarta itu juga dikenai tarif tiket melambung. Biasanya harga tiket menuju Jakarta berkisar Rp 150 ribu, namun kini naik drastis menjadi Rp 400 ribu.

"Harapan kami pemerintah bisa melakukan evaluasi terkait harga tiket. Setidaknya bisa dikeluarkan larangan atau kebijakan agar harga tiket tidak dinaikkan terlalu tinggi, bahkan melebihi separuh harga normal," jelasnya.

Sementara itu salah satu penumpang lain, Aditya (27) mengaku sudah tidak terkejut lagi dengan harga tiket bus yang naik. Sehingga, ia bersama beberapa rekannya memilih pulang kampung dengan mengendarai sepeda motor. Selain lebih cepat, biaya transportasi juga tidak semahal seperti naik bus.

"Lebih baik naik sepeda motor. Kalau dihitung-hitung biayanya lebih murah, karena untuk perjalanan dari Jakarta menuju Klaten tidak sampai Rp 300 ribu, paling Rp 150 ribu sudah cukup untuk beli bensin dan makan," kata dia.