Pengumuman PPDB, Puluhan SMP di Klaten Masih Kekurangan Siswa
Pendidikan

Pengumuman PPDB, Puluhan SMP di Klaten Masih Kekurangan Siswa

Klaten, (klaten.sorot.co)--Sebanyak 34 SMP negeri di Kabupaten Klaten masih belum terpenuhi kuotanya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019. Hingga kini masing-masing sekolah yang belum terpenuhi kuota siswanya dipersilahkan untuk membuka pendaftaran kembali.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Sunardi menjelaskan bahwa kuota siswa SMP yang tidak terpenuhi masih terbilang cukup banyak. Sehingga pihaknya meminta kepada sekolah untuk tetap membuka pendaftaran. Termasuk apabila nanti sewaktu-waktu ada yang mendaftar disaat sudah mulai tahun ajaran.

Memang jumlah yang mendaftar belum bisa memenuhi kuota sekolah. Ini ya terpaksa tidak diisi, karena sudah tidak ada yang mendaftar. Tapi jika setiap saat ada yang mendaftar ya harus diterima. Karena anak sekolah itu adalah wajib,” ujarnya, Selasa (10/07/2018).

Pihaknya mengakui ada beberapa alasan yang membuat kuota sekolah tidak terpenuhi, antara lain adalah jumlah anak usia sekolah berkurang serta jumlah lulusan juga berkurang. Semakin berkurangnya hal itu tidak diikuti bertambahnya jumlah sekolah yang ada saat ini. Terutama sekolah-sekolah swasta. 

Ya ada beberapa faktor. Sekolah tetap akan bertambah tapi jumlah anak berkurang, mengapa saya katakan itu karena memang sekolah swasta banyak yang berdiri. Tapi ya tidak masalah, karena sekolah yang sedikit ini penanganannya bisa lebih maksimal,” kata dia.

Berdasarkan data yang diterima tertanggal 4 Juli 2018 masih ada 34 SMP negeri yang belum terpenuhi kuotanya. Adalah SMP N 2 Tulung, SMP N 3 Trucuk, SMP N 2 Prambanan, SMP N 3 Polanharjo, SMP N 2 Polanharjo, SMP N 3 Pedan, SMP N 2 Pedan, SMP N 1 Pedan, SMP N 3 Manisrenggo, SMP N 7 Klaten, dan SMP N 2 Kemalang.

Selanjutnya, SMP N 1 Kemalang, SMP N 1 Kebonarum, SMP N 3 Karangdowo, SMP N 2 Karangdowo, SMP N 4 Karanganom, SMP N 3 Karanganom, SMP N 1 Kalikotes, SMP N 2 Jogonalan, SMP N 1 Jogonalan, SMP N 3 Jatinom, SMP N 2 Jatinom, SMP N 3 Gantiwarno, SMP N 4 Delanggu, SMP N 2 Delanggu dan lainnya.

Ya memang itu masih data sementara. Tapi untuk daftar yang terbaru saat ini masih belum terrekap ke kami. Mudah-mudahan sudah ada yang terpenuhi sekolahnya,” jelasnya.