Tanpa Sebab, Dua Hektar Lahan Tebu di Drono Ludes Dilalap Api
Peristiwa

Tanpa Sebab, Dua Hektar Lahan Tebu di Drono Ludes Dilalap Api

Ngawen, (klaten.sorot.co)--Kebakaran terjadi pada sebuah lahan pertanian tebu yang ada di Desa Drono, Kecamatan Ngawen, Selasa (10/07/2018) siang. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun amukan si jago merah membuat sebagian lahan kurang lebih 2 hektar ludes terbakar.

Informasi yang diperoleh, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh sejumlah pengguna jalan yang melintas tak jauh dari lokasi kejadian. Mereka yang awalnya melintas tiba-tiba dikejutkan dengan adanya gumpalan asap tebal membumbung tinggi ke langit. Asap tersebut muncul dari tengah lahan tebu.

Mendapati hal itu, warga lantas melaporkannya ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten. Salah satu petugas, Edy Setiawan menjelaskan kebakaran pada lahan tebu itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Dari total lahan sekitar 4 hektar, hampir 2 hektar lahan hangus terbakar dan sulit untuk dikendalikan.

Tadi ada dua armada yang diterjunkan. Setibanya di lokasi kondisi api sudah cukup besar dan sudah merembet hingga dua hektar. Untuk dugaannya kami masih belum mengetahui karena memang tidak ada yang tahu secara persis,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa petang.

Meski kobaran api sudah melebar ke lahan cukup luas, namun beruntung petugas bisa dengan cepat menghentikannya sebelum meluas ke permukiman penduduk. Api berhasil dipadamkan dan segera dilakukan proses pendingan sekitar pukul 15.15 WIB. Edy mengaku tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Karena pada saat api membesar belum sempat melebar ke permukiman warga,” imbuhnya.

Terpisah, Edy mengaku dalam kurun waktu dua hari ini sudah ada dua peristiwa kebakaran. Sebelumnya, kobaran api juga melalap gedung produksi benang di Desa Sumber, Kecamatan Trucuk. Dari luas bangunan sekitar 8 X 12 meter, kerusakan hampir terjadi 30%. Tidak ada ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.