Tak Ada Seleksi Ulang, Pemkab Minta Sekdes Gadungan Terpilih Tetap Dilantik
Pemerintahan

Tak Ada Seleksi Ulang, Pemkab Minta Sekdes Gadungan Terpilih Tetap Dilantik

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten telah memberikan jawaban atas usulan masyarakat terkait diadakannya seleksi ulang perangkat desa di Desa Gadungan, Kecamatan Wedi. Hasilnya, Pemkab Klaten tetap tidak bisa mengabulkan permohonan itu lantaran bakal melanggar aturan.

Sebelumnya, Pemdes Gadungan telah mengirimkan surat pengajuan seleksi ulang kepada Bupati. Hal itu menyusul adanya permasalahan hasil ujian seleksi untuk jabatan sekretaris desa (sekdes) yang ditemukan oleh Tim Pencalonan dan Pengangkatan Perangkat Desa (TP3D) Gadungan. Tim menemukan adanya indikasi kecurangan.

"Kemarin dari masyarakat melalui kepala desa telah mengirimkan surat kepada Bupati. Dan jawaban Bupati seleksi ulang tidak bisa dilakukan. Artinya perangkat desa dengan nilai tertinggi tetap harus dilantik," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekminto, Rabu (11/07/2018).

Disampaikan, pertimbangan atas jawaban itu berdasarkan aturan. Sesuai aturan, untuk melaksanakan seleksi ulang hanya ada dua persyaratan. Antara lain tidak ada yang mendaftar sama sekali dan pendaftar hanya satu orang. Sehingga, permintaan untuk adanya seleksi ulang di Desa Gadungan tidak bisa dikabulkan. 

"Nah di Gadungan itu tidak memenuhi syarat jika ingin mengajukan seleksi ulang. Karena pendaftar sudah lebih dari dua, dan hasil ujian juga sudah keluar nilainya. Maka yang nilai tertinggi tetap dilantik," imbuhnya.

Atas adanya jawaban tersebut, Pemkab Klaten berharap Pemdes Gadungan bisa segera melantik Sekdes terpilih sesuai hasil nilai ujian tertinggi. Hal itu harus segera dilakukan mengingat jabatan Sekdes merupakan salah satu kunci penting dalam susunan roda pemerintahan desa.

Indikasi kecurangan itu ditemukan pada Selasa (01/05) lalu atau dua hari selepas ujian perang desa yang digelar serentak. Dalam pengumuman rekapitulasi nilai, jabatan Sekdes dimenangkan oleh peserta atas nama, Rivandi Yuda P dengan nilai total 71,5. Sedangkan posisi kedua diraih oleh Sekar Kinanthi dengan nilai 66.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, TP3D menemukan adanya indikasi kecurangan. Dari hasil kroscek ditemukan file jawaban soal komputer yang dikumpulkan oleh Rivandia dibuat pada 28 April. Sedangkan pelaksanaan ujian adalah digelar serentak di 26 kecamatan pada 29 April. Tim menduga ada kecurangan.

"Kalau memang tidak terima dengan hasil ujian ya sesuai aturan dipersilahkan mengajukan proses hukum. Namun yang pasti mekanisme pengangkatan tetap berjalan. Itu aturan mainnya sesuai Perbup," kata dia.