Puluhan Polisi Purnabakti Diarak Pakai Andhong Keliling Jalan
Peristiwa

Puluhan Polisi Purnabakti Diarak Pakai Andhong Keliling Jalan

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Polres Klaten melepas sebanyak 48 anggota polisi yang memasuki masa purnabakti, Rabu (11/07/2018). Pelepasan diwarnai dengan arak-arakan menggunakan moda transportasi tradisional berupa andhong.

Pelepasan anggota purnabakti dipimpin langsung oleh Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono di halaman Mapolres setempat. Tidak hanya itu, untuk memberikan penghargaan atas dedikasi seluruh anggota selama ini, mereka juga dilepas dengan upacara pedang pora.

Satu per satu anggota purnabakti dipersilahkan menaiki andhong. Setelah menjalani prosesi upacara pedang pora di halaman Mapolres, mereka beserta istri langsung disambut andhong. Mereka diajak berkeliling melintasi jalan raya hingga menuju jalan protokol.

Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono mengatakan, serangkaian tradisi dan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Polri terhadap anggota yang sudah bertugas kurang lebih 30 tahun lamanya. Banyak hal yang sudah dilalui baik suka maupun duka selama membela negara.

Setelah bertugas di kepolisian selama puluhan tahun pasti ada suka dan duka dalam kesehariannya. Itulah dinamika kepolisian. Maka saya ucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas loyalitas selama ini,” jelasnya, Rabu sore.

Disampaikan, ada sebanyak 48 anggota polisi yang memasuki masa purnabakti. Mereka terdiri dari Perwira Menengah sebanyak 2 personel, Perwira Pertama sebanyak 22 personel, Brigadir Polri sebanyak 18 personel dan aparatur sipil negara (ASN) sebanyak 6 personel. 

Seiring berjalannya waktu seorang insan bhayangkara pasti akan berakhir dan digantikan generasi penerus. Episode baru yang pasti akan dilalui harus dimanfaatkan dengan baik dan efektif. Tetap jaga etos kerja dan nama baik Polri,” urai dia.

Pada kesempatan itu, Kapolres juga memberikan amanat kepada anggota purnabakti. Mereka diminta tetap menjalin silaturahmi dan kerjasama dengan personel yang masih bertugas, memberikan informasi serta turut menyampaikan saran pendapat untuk memajukan Polres Klaten.

Tentu setelah ini mereka akan bergabung dengan masyarakat. Jadilah suri tauladan serta panutan yang baik, karena memang sebelum saat ini kita lahir dari masyarakat, berkarya untuk masyarakat dan pada akhrinya kembali ke tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.