Warga Desa Gadungan Sepakat Tak Akan Lantik Sekdes Terpilih
Pemerintahan

Warga Desa Gadungan Sepakat Tak Akan Lantik Sekdes Terpilih

Wedi, (klaten.sorot.co)-- Masyarakat Desa Gadungan, Kecamatan Wedi bersikukuh tetap tidak akan melantik sekretaris desa (Sekdes) yang meraih nilai tertinggi dalam ujian perangkat desa beberapa waktu lalu. Hal itu menyusul adanya surat pengunduran diri dari calon Sekdes tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pemkab Klaten telah mengintruksikan kepada Pemdes Gadungan agar segera melantik Sekdes yang meraih nilai tertinggi. Pemkab tetap tidak bisa mengabulkan permintaan masyarakat untuk mengadakan seleksi ulang perangkat desa.

Menanggapi hal itu, Tim Pencalonan dan Pengangkatan Perangkat Desa (TP3D) Gadungan bersikukuh tetap pada usulannya, yakni diadakan seleksi ulang atau melantik calon perangkat desa yang menempati peringkat kedua. Artinya, calon Sekdes nilai tertinggi tetap tidak akan dilantik.

"Seharusnya tidak bisa dilantik, karena yang peringkat pertama atau nilai tertinggi sudah mengundurkan diri. Ditambah lagi kami juga sudah memegang surat rekomendasi dari Camat untuk melantik urutan kedua," ujar Ketua TP3D Gadungan, Agus Widodo, Rabu (11/07) malam.

Dalam pengumuman rekapitulasi nilai hasil ujian seleksi perangkat desa beberapa waktu lalu, jabatan Sekdes di Desa Gadungan dimenangkan oleh peserta atas nama, Rivandi Yuda P dengan nilai total 71,5. Sedangkan posisi kedua diraih oleh peserta, Sekar Kinanthi dengan nilai 66. 

"Rivandi itu sudah mengajukan surat pengunduran diri. Nah kalau surat itu mau dicabut ya harus melalui pengadilan. Nanti keputusan pengadilan seperti apa pasti akan diikuti kepala desa," imbuhnya.

Dirinya menceritakan, setelah hasil rekapitulasi nilai ujian keluar seharusnya Rivandi menang dan segera dilantik untuk mengisi kekosongan jabatan Sekdes. Namun setelah nilai itu muncul, Rivandi mengajukan surat pengunduran diri. TP3D lantas melaporkan hal itu kepada Camat untuk diambil kebijakan.

"Kita konsultasikan ke Camat dan keluar rekomendasi untuk melantik calon Sekdes yang berada di peringkat kedua. Kita sudah mau persiapan untuk melakukan pelantikan, namun ternyata tidak lama kemudian rekomendasi itu ditarik," jelas dia.

Setelah rekomendasi kedua ditarik, Camat kembali memberikan rekomendasi kepada Rivandi untuk dilantik. Alhasil, Rivandi lantas mencabut surat pengunduran dirinya. Namun menurut Agus, pencabutan surat pengunduran diri itu tidak serta merta langsung dilakukan, harus ada persyaratan.

Sehingga, lanjut Agus, apabila Pemkab Klaten tidak bisa mengabulkan adanya seleksi ulang, masyarakat bakal bersikukuh untuk mendorong Kepala Desa agar tetap melantik Sekar sebagai peserta peringkat kedua. Ia mengaku paling lambat pelantikan setidaknya segera dilakukan pekan depan.

"Kita pesimis tidak akan mendapatkan seleksi ulang. Yasudah kita lantik saja yang nomor dua, selanjutnya biar nanti urusan pengadilan," pungkas dia.