Musim Kemarau, Warga Lereng Merapi Mulai Beli Air Bersih
Peristiwa

Musim Kemarau, Warga Lereng Merapi Mulai Beli Air Bersih

Kemalang, (klaten.sorot.co)-- Sejumlah masyarakat yang bermukim di kawasan lereng Gunung Merapi mulai kesulitan mendapatkan air bersih selama memasuki musim kemarau tahun 2018. Akibatnya, masyarakat terpaksa harus merogoh kocek lebih untuk membeli air bersih sebagai kebutuhan sehari-hari.

Hal itu yang terjadi di Dukuh Purworejo, Desa Dompol, Kecamatan Kemalang. Sejak awal tahun 2018 lalu, sejumlah masyarakat sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Penampungan dan tadah hujan milik masyarakat yang selama ini terisi air jika musim penghujan, sudah mulai kering.

"Ini sejak awal tahun sudah mulai kering. Penampungan air tidak terisi lagi karena tidak turun hujan. Hal itu hampir dialami oleh sebagian masyarakat yang tidak menggunakan saluran PDAM," ujar Ketua RW 003 Dukuh Purworejo, Desa Dompol, Karyana, Kamis (12/07/2018).

Pihaknya menjelaskan, harga satu tangki air bersih sekitar Rp 100 ribu sampai wilayah Desa Dompol. Sedangkan jika lebih naik ke atas lagi hingga sampai wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang harga air bersih mencapai Rp 250 ribu. Setiap satu tangki rata-rata berisikan sekitar 5.000-6.000 liter. 

Selama ini air bersih yang dibeli itu dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari masyarakat mulai dari kebutuhan rumah tangga, konsumsi, hingga mencukupi hewan ternak. Satu tangki air bersih biasa digunakan selama seminggu. Hal itu sudah termasuk untuk mencukupi kebutuhan hewan ternak.

"Hingga saat ini sudah ada bantuan droping air dari BPBD dan PMI. Hanya saja masih belum bisa menyasar ke semua warga yang membutuhkan. Nanti jika kurang bisa kita ajukan lagi," pungkasnya.