Marak Pelajar Kendarai Sepeda Motor, Polisi Surati Sekolah
Hukum & Kriminal

Marak Pelajar Kendarai Sepeda Motor, Polisi Surati Sekolah

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Satlantas Polres Klaten sejak tahun 2017 lalu mulai rutin melayangkan surat pemberitahuan kepada Dinas Pendidikan dan masing-masing sekolah. Hal itu dilakukan mengingat jumlah pelajar yang terlibat kecelakaan di jalan terbilang cukup tinggi.

Berdasarkan data yang diperoleh, sepanjang tahun 2017 terdapat 389 pelajar yang terlibat kecelakaan. Bahkan dari jumlah itu, 17 pelajar dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas. Sementara di tahun 2018 dari Januari-Juni, sudah ada 258 pelajar yang terlibat kecelakaan.

"Jumlah 258 itu di semester tahun 2018, buat kami jumlah itu sangat besar. Jika dilihat dari rata-rata usia sekitar 10-25 tahun," kata Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono melalui Kasatlantas AKP Adhytiawarman.

Berangkat dari rasa keprihatinan terhadap banyaknya pelajar di Klaten yang terlibat kecelakaan, polisi mulai mengambil langkah tegas. Adhitya mengaku telah rutin melayangkan surat setiap bulan sekali guna mengingatkan dan mengawasi anak didiknya agar tidak mengendari sepeda motor saat bersekolah. 

"Yang pelajarnya terkena penilangan dan terlibat kecelakaan kita layangkan surat rutin. Kami minta kepada sekolah agar menertibkan, kita harus peduli dengan keselamatan generasi muda kita," imbuhnya.

Pihaknya mengaku untuk menekan penggunaan sepeda motor di kalangan pelajar perlu dukungan semua pihak baik orang tua dan sekolah. Dari fenomena yang ada, pihak sekolah cukup banyak mempersilahkan pelajar untuk membawa sepeda motor dengan catatan tidak dibawa masuk ke gedung sekolahan.

"Kita melakukan penertiban di jalan, tapi kan percuma jika di sekitaran sekolah banyak lahan parkir untuk pelajar yang mengendarai sepeda motor. Selain itu orang tua juga harus bisa mengawasi anak-anaknya," kata dia.

Menurutnya, upaya pencegahan lain yang cukup tepat yakni adanya penyediaan transportasi bagi kalangan pelajar. Pasalnya, lanjut Adhitya, di Kabupaten Klaten hingga kini jumlah transportasi umum masih minim. Sehingga, untuk mewujudkan hal ini juga perlu dukungan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten.